Diduga Membawa Limbah Beracun Sangat Berbahaya, Sebuah Truck Ditilang

150
Ilustrasi.sb

SULUH BALI, Jembrana – Sebuah mobil truck dari Denpasar menuju Jawa Timur yang membawa limbah beracun yang sangat berbahaya dari sejumlah rumah sakit di Denpasar terjaring rajia di Pelabuhan Gili Manuk, Jembrana pada, Selasa (25/10/2016) oleh anggota polisi yang bertugas di penyebrangan Gilimanuk.

Dari informasi yang dihimpun wartawan suluhbali.co bahwa mobil truck tersebut dicegat oleh polisi yang bertugas karena membawa limbah beracun yang sangat berbahaya untuk dimusnahkan dijawa namun diduga tidak mengantongi ijin resmi dan tidak membawa dokumen yang lengkap. Selain tidak memiliki dokumen penting, sopir yang mengemudi truck tersebut juga tidak memiliki SIM dan STNK.

Kapolres Jembrana AKBP Johni Widodo saat dikonfirmasi sulubali.co, Selasa (25/10) menjelaskan bahwa mobil truck yang mengankut limbah beracun yang sangat berbahaya dari sejumlah rumah sakit di Denpasar ini ditilang oleh polisi yang bertugas. Namun, pihaknya membanta jika mobil tersebut ditilang karena tidak mengantongi ijin.

“Mobil truck yang membawa limbah beracun dari rumah sakit di denpasar ini kena tilang karenba sopirnya tidak punya SIM dan STNK bukan karena tidak punya ijin. Jadi dari hasil koordinasi dengan ditreskrimsus Polda Bali bahwa truck tersebut mengantongi ijin dan dia punya dokumen penting,” ujar Kapolres saat dihubungi melalui sambungan seluler.

Ia menjelasan bahwa polisi menahan sesaat namun setelah itu, mobil tersebut diperbolehkan jalan. Namun dirinya lupa nomor plat mobil tersebut dan nama pengemudi truck.

Kapolres menjelaskan limbah beracun rumah sakit tersebut terdiri dari 2 jenis yakni limbah dalam bentuk cair dan padat seperti jarum suntik, botol infus, dan lain sebagainya. “Di balikan tidak punya tempat untuk memusnahkan karena itu limbah itu dibawa ke Jawa untuk dimusnakan di sana,” ujarnya.

Namun dirinya tidak mengetahui secara pasti tempat pemusnahan limbah beracun dari Denpasar ini. Ia menjelaskan bahwa ada dua tempat pemusnahan limbah beracun rumah sakit di Jawa yakni di Jawa Barat ada dua tempat dan Jawa Timur ada 1 tempat. ” Saya tidak tahu apakah di Jawa Timur atau di Jawa Barat,” ujarnya. (SB-rio)

Comments

comments