Ilustrasi.

SULUH BALI, Kuta, Bali — Kepolisian Sektor Kuta, Provinsi Bali menangkap Bagus Putra Wijaya (33) karena melakukan percobaan penculikan terhadap bocah perempuan berinisial DA (9) di dekat rumahnya Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali.

“Pelaku berhasil ditangkap berkat informasi dan rekaman kamera pengintai (CCTV) milik Surfer Paradise yang tidak jauh tempat kejadian perkara,” kata Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya, di Kuta, Kamis (22/3/2018).

Ia mengatakan, kasus ini bermula adanya laporan dari ayah korban DGA ke kantor polisi pada 19 Maret 2018, bahwa anaknya sempat bertemu dengan seseorang pria yang ingin mencoba menculik anaknya.

Ayah korban menerangkan di Polsek Kuta bahwa anaknya sempat menelepon dalam keadaan menangis karena berhasil kabur dari percobaan penculikan yang dilakukan oleh orang tak dikenal di bangunan kosong belakang parkir Surfer Paradise, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta pada 16 Maret 2018, Pukul 10.30 Wita.

Mendengar hal tersebut, ayah korban yang sedang bekerja langsung pulang ke rumah memastikan kalau anaknya sudah di kediamannya.

“Setibanya di rumahnya di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, ayah korban melihat anaknya menangis dan ketakutan,” katanya.

Kemudian, Tim Opsnal Polsek Kuta yang dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budiartama melakukan penyelidikan ke TKP dan berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku melalui kamera pengintai, termasuk keberadaannya. “Akhirnya pelaku berhasil ditangkap di depan restoran cepat saji, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Senin (19/3),” kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar itu.

Hasil introgasi, pelaku mengakui bahwa dirinya yang terekam CCTV milik Surfer Paradise. Kepada petugas, pelaku mengaku saat itu dalam perjalanan pulang ke Jimbaran untuk mencari lahan dan rumah dijual.

Saat melintas di TKP, pelaku melihat korban keluar dari gang dan berdiri di pinggir jalan. Kemudian pelaku memanggilnya dan mengajak korban masuk ke bangunan kosong belakang parkir Surfer Paradise, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta.

Selanjutnya pelaku jongkok di hadapan korban sambil memegang pundak bocah tersebut. Pelaku lalu memasukkan tangan ke celananya dan tersangka berdalih mau mengambil uang untuk korban, namun korban takut dan langsung menangis.

Karena takut diketahui warga, pelaku kabur naik sepeda motor ke arah Denpasar dan untuk menghilangkan jejak, pelaku menyembunyikan sepeda motornya di Jalan Tukad Batanghari, Densel.

Sedangkan, jaket yang dipakai saat kejadian dititip di tempat temannya bernama Vita. “Kami mengimbau agar para orangtua lebih waspada dan menjaga anak-anaknya dengan baik. Selain itu masyarakat juga harus peka dengan lingkungannya,” katanya. (SB-ant)

Comments

comments