Dewa Jokowi Asal Nyitdah Terbitkan SK Bodong, Dibekuk Polres Tabanan

4099
Dewa "Jokowi" baju tahanan di Polres Tabanan (foto Rio)

SULUH BALI, TABANAN –  Polres Tabanan berhasil meringkus Dewa Made Adnyana alias Dewa Jokowi yang menerbitkan SK bodong untuk dua tenaga kontrak di Pemkab Tabanan.

Tersangka yang berasal dari Nyitdah, Kediri, Tabanan tersebut dibekuk oleh aparat di Singaraja pada, Sabtu (14/5/2016). Saat dibekuk, pria ini mengaku kepada aparat jika dirinya baru tiga hari tinggal di Singaraja dengan mengontrak kamar di kompleks Perumahan Banyuning Lestari.

Wakapolres Tabanan, Kompol Leo Martin Pasaribu menyampaikan bahwa dari hasil interogasi, pelaku pun mengakui telah melakukan penipuan dalam perekrutan tenaga kontrak dengan membuatkan Surat Perjanjian Kerja dan Surat Hadapan Pegawai Kontrak palsu dengan imbalan dari korban berkisar dari Rp 20 juta sampai Rp 30 juta per orang.

“Pelaku juga mengakui jika ada 11 Surat Perjanjian Kerja dan Surat Hadapan Pegawai Kontrak  tahun 2015,” ujar Leo di Polres Tabanan.

Sementara itu pelaku mengaku jika imbalan yang didapat dari korban digunakan untuk keperluan sehari hari. “”Sedangkan imbalan dari korban digunakan untuk kebutuhan pribadi,”  tambah leo pasaribu.

Dijelaskan bahwa Surat Perjanjian Kerja dan Surat Hadapan Pegawai Kontrak tersebut dibuat dengan cara meniru atau mencontoh surat yang asli dan memalsukan tanda tangan pejabat Pemkab Tabanan termasuk stempel instansi terkait.

Atas pengakuan pelaku, berarti masih ada 9 SK bodong yang dimiliki tenaga kontrak di Tabanan, sehingga Kompol Leo pun menghimbau agar para korban bisa segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar pasar berlapis yakni pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP atau 263 ayat (1) KUHP dengan ancaman 20 sampai 30 tahun penjara. (SB-rio) 

 

Comments

comments