Dengan Tata Panggung “PSYCHEDELIC DIMENSIONS”, Antida Kembali Gelar The Rocktober 2017

50

SULUH BALI, Denpasar – Jauh sebelum hiruk pikuk linimasa sosial media, musik Rock di Bali selalu menjadi genre yang paling digemari. Bahkan sampai saat ini pengumpul masa terbesar konser musik di pulau ini masih dari genre ROCK. Pergerakan musik rock di scene ini sangat dinamis, anak muda sebagai pelaku utama diberi kebebasan untuk memilih. Akhir-akhi ini Sub-genre Psychedelic Rock menarik cukup banyak perhatian musisi-musisi muda.

Psychedelic Rock bukan mainan baru di skena ini, tetapi munculnya Rollfast yang terkesan “rambang” menyusup ke skena nasional menjadi “Band dengan Aksi Panggung Memukau Terbaik” di ajang bergengsi “Indonesia Hammersonic Awards” mengungguli nama besar seperti Burgerkill, Deadsquad, Jasad, bahkan Seringai (baca disini: http://bit.ly/MetalAward). Scene ini tersentak, perhatian tertuju ke kelompok-kelompok yang sudah lebih terdahulu atau yang baru memulai melakukan explorasi Psychedelic Rock ada deretan nama-nama acak seperti Black Revolver, Zat Kimia, Jangar, The Wizard, Matilda, Luciders, Cassadaga, White Swan dan masih banyak lagi.

Antida Music Productions, yang selalu berusaha menempatkan diri menjadi “rumah” musik skena di Indonesia meresa perlu untuk menempatkan semangat explorasi ini di sebuah panggung konser.

Rocktober, event ini di sudah dilaksanakan dua kali sebelumnya. Pertama di tahun 2012 bersama event “Sanur Auto Classic” kemudian di tahun 2014 bersama “Himpunan Motor Tua” tahun ini Antida Music Productions kembali menggelar Rocktober dengan tema “Psyhedelic Rock” dengan semangat kebersamaan membuat sebuah ikatan kolaburasi untuk memperkuat skena/komunitas musik di Bali.

Kami mengundang Rollfast, Black Revolver, Zat Kimia, Jangar, The Wizard, Matilda, Luciders, Cassadaga, White Swan di Rocktober kali ini. (dengarkan playlist: http://bit.ly/RoktoberList17)

Dengan membuat tata panggung PSYCHEDELIC DIMENSIONS dan menggunakan 6 titik speaker yang mengeliling penonton untuk menimbulkan efek surround, akan memberikan pengalaman experimental yang baru dan berbeda. Latar belakang panggung dan area penonton juga akan dibuai dengan visual mapping oleh tim Apik Creative Lab.

Untuk memeriahkan acara diakhir konser akan ditutup dengan penampilan Gafarock. Band fenomenal asal Lamongan ini dikenal viral ketika video mereka menyanyikan ulang lagu RIDE milik Twenty One Pilots dengan bahasa Jawa menembus 2,6 juta view. (saksikan disini: http://bit.ly/GafarockYutub ) Belakangan Gafarock juga berkolaburasi dengan GameLawan dan Kaesang Putra dari Presiden Jokowi dalam sebuah lagu berjudul “BERSATULAH” yang menyerukan ajakan bangsa Indonesia untuk tetap bersatu dan selalu hidup rukun walau berbeda-beda.

Tandai penanggalan kalian sampai jumpa pada tanggal 14 Oktober 2017, di Taman Garuda Pancasila, Kertalangu, Denpasar mulai pukul 3 sore sampai selesai. (SB-*)

Comments

comments