Demer Calon Menteri Jokowi-Jk Usulan JCI Bali

251

Calon menteri usulan JCI Bali dari kiri, Oka Gunastawa, Demer dan Rai Mantra (foto Ijo/raka)

SULUHBALI.CO Denpasar – Junior Chamber Internasional (JCI) wilayah Bali merekomendasikan beberapa nama calon menteri dalam masa kepemimpinan Jokowi-JK 2014-2019. Mereka adalah Gde Sumarjaya Linggih, SE atau yang dikenal dengan nama panggilan “Demer” menjadi salah satu dari 3 calon yang akan diajukan kepada Jokowi. Uniknya mantan Ketua HIPMI Bali ini adalah politisi Golkar dan menjadi sterring committee tim pemenangan Prabowo-Hatta dibawah kepemimpinan Ketut Sudikerta (Ketua Golkar Bali).

IB Agus Gunartawa selaku Sekjen JCI Nasional mengatakan, “Kita mengajukan 3 nama menteri diantaranya, Gde Surmajaya Linggih, Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra dan Ida Bagus Oka Gunastawa dalam masa kepemimpinan Jokowi 5 Tahun Kedepan,” ujarnya, saat Jumpa Pers, Jumat (08/08/2014) di Denpasar. Rai Mantra saat ini adalah walikota Denpasar dan Oka Gunastawa adalah ketua DPD partai Nasional Demokrat (Nasdem) Bali.

Ketiga calon terpilih merupakan saringan dari 9 orang kandidat yang akan diajukan dan Ketiga nama tersebut dihasilkan melalui organisatoris dan beberapa pertimbangan dalam organisasi JCI tanpa memandang partai politik.

Para kandidat yang akan menduduki kursi kementerian nantinya merupakan orang-orang memiliki kemampuan profesional.

Ke 3 nama calon menteri tersebut dipilih sesuai dengan kemampuan dari masing-masing orang tanpa memandang koalisi bersyarat karena mereka kandidat terpilih merupakan anggota JCI. JCI Bali juga menilai ketiga calon tersebut memiliki relevansi terhadap program Jokowi-JK, orang-orang terlatih kepemimpinannya diluar serta memiliki jiwa leadership.

“Ketiga kandidat terpilih memang memiliki dedikasi, loyalitas, serta komitmen yang sangat tinggi terhadap JCI. Selain itu kiprah para kandidat baik latar belakang ekonomi, birokrat maupun politiknya yang telah melakukan banyak kontribusi banyak terhadap pulau Bali, pembangunan ekonomi serta pembangunan politik di Indonesia,” ucapnya.

Meskipun Bali indentik dengan Pariwisata, dalam pemilihan kandidat calon menteri JCI tidak melakukan klaster tertentu, “Meskipun Bali identik dengan Menteri Pariwisata, tetapi kita tidak melakukan klaster atau segmentasi bahkan eterprestasi terhadap pemilihan kandidat ini tidak dilakukan pengkhususan,” tambahnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketut Sudikerta selaku ketua DPD Golkar Provinsi Bali menganspirasi terpilihnya Demer sebagai calon menteri yang berasal dari Bali yang diusung oleh organisasi JCI, “Kalau Demer dipilih menjadi Menteri itu sudah haknya, tidak harus melalui partai. Melaui individu itu kan sah-sah saja. Berarti kader Bali sangat dipertimbangkan, artinya kader kita dinilai berkualitas jadi harus kita dukung. ” ujar Sudikerta. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.