Mang Raka, Yasa Sega, De Ama, Ayu Saraswati, Dek Artha, launching album “Mesakapan”. |foto-su|

 

SULUH BALI, Denpasar – Artis Pop Bali, De Ama Dhayastha ahirnya luncurkan album perdana solo berjudul “Mesakapan”. Album yang diproduksi Harta Pro ini akan di luncurkan secara resmi pada tanggal 2 Juni 2015 bertempat  di Krisna Gallery & Kuliner, Jalan Diponegoro No 146 Denpasar.

Album yang telah digarap sejak lama ini rencananya sudah diluncurkan dua tahun silam, namun baru tahun ini album “Mesakapan” bisa dirampungkan.

“Rencana Dua tahun yang lalu tapi situasi dan kondisi tidak memungkinkan ahirnya saya mundur dan ahirnya dapatlah pada tahun ini 2015” ungkapnya pada Jumpa Pers dengan media, Selasa (28/5/2015).

Menurut De Ama peluncuran resmi album “mesakapan” dilaksanakan pada bulan juni karena pada bulan itu adalah  momen hari raya galungan, biasanya pada selikur (dua puluh satu) hari menjelang Galungan diyakini sebagai waktu yang tepat bagi umat Hindu di Bali melaksanakan upacara mesakapan (pernikahan).

“Kebetulan juga kenapa saya keluarkan di bulan juni ini karena ada momen bulan depan itu ada perayaan hari raya Galungan” jelasnya.

Selain itu “mesakapan” adalah momen penting sebagai sebuah janji suci yang dilaksanakan hanya sekali seumur hidup, bahkan menurutnya belum ada artis atau penyanyi pop Bali yang mengeluarkan album berjudul mesakapan.

“Mesakapan hanya sekali seumur hidup jadi saya ambil momen kebetulan di artis atau penyanyi di belantika pop Bali ini belum ada yang mengambil judul mesakapan” terannya.

Pada album mesakapan ada total 12 lagu yang di bawakan oleh De Ama Dhayastha, diantaranya 11 lagu berbahasa Bali dan satu lagu berbahasa Indonesia berjudul “Until My Last Breath”. Adapun yang menjadi hit pada album ini seperti “Mesakapan”, Tusing Buat Beli, Badung-Jembrana” dan “Matan Ai di Hati”. Album ini didukung oleh pencipta lagu pop Bali kawakan seperti Komang Raka, Dwi Negari, Dewa Mayura, serta diaransemen oleh Dek Artha.

“Materi lagunya itu ada 12 buah 11 lagu pop Bali 1 lagu pop Indonesia” paparnya.

Penyanyi yang bernama asli Made Sudharma, SE ini sebelumnya  merupakan jebolan dari ajang-ajang kompetensi bernyanyi. Salah satunya ia pernah meraih juara Bintang Radio dan Televisi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh RRI kategori lagu keroncong. (SB-Su)

Comments

comments