Coblos Kandidat Nomor 1, Enam Pemilih “Siluman” Ditangkap Panwaslih Denpasar

0
817
Pelaku saat menunjukan bukti tinta pemelih. |foto-ijo|

SULUH BALI, Denpasar  ̶  Pesta demokrasi pilkada Kota Denpasar 2015 tercoreng karena ulah oknum curang sebagai  pemilih siluman untuk mencoblos dan memenangkan kandidat nomor urut 1, Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra dan I Gusti Ngurah Jayanegara di TPS 6 Banjar Pembungan, Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (9/12).

Pelaku “Pemilih Siluman” yang berjumlah enam orang langsung digiring ke kantor Panwaslih Kota Denpasar  untuk memberikan keterangan. Salah satu pemilih siluman yang bernama, Widori mengaku ia diberikan formulir C6 dan disuruh mencoblos pasangan nomor 1.

“Sekitar jam 11 ada datang membawa surat C6, ditanya sudah tahu pencoblosan? Saya sudah ngerti nomor satu,” ungkapnya.

Tanpa berpikir panjang keenam pelaku datang ke TPS dan mencoblos menggunakan formulir C6 yang didapatnya, “Saya dikasih itu langsung berangkat,” ujarnya.

Sementara terkait dengan oknum yang membagikan C6 kepada pemilih-pemilih siluman, Widori mengaku tidak tahu namanya, namun masih ingat dengan ciri-ciri yang bersangkutan. “Ciri-cirinya saya masih ingat, tapi namanya tidak tahu saya,” jelas Widori.

Adapun keenam pelaku pemilih siluman yang ditanggkap Panwaslih Kota Denpasar yakni, Widori, M. Ridwan, Ahmad Syaefudin,  M. Untung, Fatur Rochim dan M. Nursaid.

Panwaslih Dalami Kasus Pemilih Siluman

Menanggapi  adanya pemilih siluman ini, Anggota Panwaslih Kota Denpasar, Devisi Penindakan dan Penertiban, I Wayan Sudarsana menjelaskan bahwa terkait dengan formulir C6 hanya bias digunakan oleh pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Sesuai dengan mekanisme KPU, C6 itu surat panggilan untuk datang memilih sesuai dengan data di DPT dan tidak boleh dipakai oleh orang yang tidak memiliki data di DPT,” terangnya.

Mendalami kasus ini, pihak Panwaslih Kota Denpasar akan menggali informasi terkait dengan motif maupun proses cara mendapatkan C6 oleh si pelaku ini.

“Saya akan menggali bagaimana proses C6 itu bisa dipegang oleh yang bersangkutan, dan yang bersangkutan bisa datang untuk memilih,” ujarnya. (SB-Skb)

Comments

comments