Clean and Green Menuju Bangah Bebas Sampah Plastik

84

SULUH BALI, Tabanan – Menyongsong HUT Kemerdekaan RI ke-72 dan momen penilaian Subak Bangah 15 Agustus 2017, Desa Pakraman Bangah, Baturiti, Tabanan bersama STT Eka Cita Tunjung Bang Bangah menyelenggarakan acara gebyar bakti lingkungan “Clean and Green Menuju Bangah Bebas Sampah Plastik”, Minggu, (13/08/17).

Masyarakat Bangah dan seluruh sukarelawan tumpah ruah membersihkan sampah di wilayah Banjar Bangah, dengan menelusuri jalan desa, tepian desa, menelusuri irigasi, sehingga banyak sampah yang terkumpul. Beberapa tanaman hias dan tanaman penghijauan juga di tanam pada beberapa titik untuk menambah nuansa asri desa berhawa sejuk ini. Tong sampah dilounching dan dipasang pada masing-masing gang agar sampah-sampah tak lagi berserakan.

Acara dibuka Plt. Camat Baturiti, I Ketut Ridia, S.Pd, dihadiri anggota DPRD Tingkat I Bali, I Ketut Nugrahita Pendit, S.Sos, anggota DPRD Tk. II Tabanan, I Nyoman Wirama Putra, Muspika Kecamatan Baturiti, Staf Desa Baturiti, Perwakilan BNI Denpasar, Bali Gumitir, Sony FM, Teman Joger Luwus, Secret Garden Village, Royal Tulip Saranam Resort and Spa, Restoran Uma Luang Sari, sukarelawan, dan seluruh lapisan masyarakat Bangah dan Abian Luang.

Ridia dalam pembukaan acara sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini. “Masalah sampah tidak hanya diselesaikan satu pihak, perlu pemikiran dan peran aktif semua pihak. Kesadaran untuk pelestarian lingkungan sejatinya dimulai dari diri sendiri di rumah tangga, dan ada komitmen bersama dari segala elemen masyarakat. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan dan ditiru oleh Banjar-Banjar yang lain,” pesannya.

Ridia juga menyarankan supaya kegiatan seperti ini secara intens dibangkitkan dan digaungkan di desa-desa. Ia pula menyampaikan khususnya kepada masyarakat Bangah, bagaimana cara-cara penanganan sampah pada masing-masing rumah tangga, utamanya pemilahan sampah organik dan anorganik.

Dalam kesempatan sama, Bendesa Adat Bangah, I Made Sumadika menyampaikan tujuan utama kegiatan ini, “acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat kami yang notabene kurang sekali pemahamannya tentang sampah. Kita sejatinya ingin sekali ikut berperan aktif walau dalam sekala kecil menggaungkan kampanye Bali Clean and Green yang dikampanyekan Pemprop Bali.”

Begitu pula dari Sumadika terselip pesan kepada pemerintah daerah agar lebih aktif mengedukasi masyarakat dan mengelola sampah yang semakin pelik, khusunya di Kawasan Baturiti yang notabene kawasan strategis kepariwisataan. Kegiatan ini pula bertujuan mengetuk pintu perusahaan-perusahaan yang meproduksi produk berkemasan plastik agar tidak hanya mepromosikan keunggulan produk semata, namun ikut serta mengedukasi masyarakat tentang bagaimana memperlakukan bekas kemasan berbahan plastik.

Begitu juga pada akhir kegiatan ada pesan-pesan dari beberapa perwakilan undangan yang ditunjuk untuk ikut memberikan sedikit edukasi pada masyarakat Bangah dalam hal pengelolaan sampah di masing-masing rumah tangga. (SB-Skb)

 

Comments

comments