Cewek Ini Tega Masukan Ibunya ke Koper dan Panggil Taksi

58

SULUHBALI, Nusa Dua – Siapa sangka cewek ini akan membunuh sang ibu. Lalu memasukan ke dalam koper dan memanggil taksi untuk membawa koper. Dia adalah Heather Louis (19) asal Chicago Ameriksa Serikat (AS) yang sedang berlibur bersama sang ibu Sheila Von Weise (64) di Bali dan menginap di sebuah hotel mewah St Regist Nusa Dua.

Peristiwa ini terungkap saat sebuah taksi dipanggil ke hotel karena ada penumpang, Selasa (12/8) siang sekitar pukul 11.00 . Lalu muncul Louis dan pacarnya, Schaffer Tommy (21) membawa 5 koper dan memasukan 1 koper terbesar ke bagasi taksi dan sisanya di bagian dalam . Keduanya tidak mau saat akan dibantu mengangkat koper.

Kedua calon penumpang kembali ke kamarnya, namun ditunggu beberapa lama, pemilik koper tidak muncul. Sedangkan setelah di cek, di koper besar ada ceceran darah, sehingga koper-koper itu langsung dibawa ke polsek Polsek Kuta Selatan.

Ditangkap Sedang Tidur
Walau tidak ditemukan di hotel St Regist Nusa Dua di tempat keduanya menginap (Schaffer Tommy menginap di kamar yang berbeda dengan pacarnya), para pelaku ini berhasil ditangkap polisi saat tengah tidur di hotel lain di Kuta.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar, Komisaris Besar Djoko Hariutomo , “Pelaku ditangkap Rabu pagi di hotel Risata.” Ditambahkannya, pelaku cepat diketahui tempat persembunyian, karena ada pegawai hotel Risata yang membaca berita online yang tahu nama pelaku, lalu melaporkan ke polisi.”

Keduanya kemudian digelandang ke Polsek Kuta Selatan sesuai dengan lokasi tempat kejadian perkara ditemukannya mayat Sheila di dalam koper sebuah taksi di depan Hotel St Regist Nusa Dua.
Djoko menjelaskan bahwa dari pengakuan sementara pria bertubuh tinggi itu tidak mengaku melakukan pembunuhan terhadap ibu dari sang kekasih.

“Menurut dia (Tommy) katanya ada orang yang menyekap dan menyandera dia di kamarnya. Katanya ada enam orang dengan membawa parang. Mereka diikuti dan meminta uang. Tetapi ini tidak sesuai dengan fakta yang kami dapatkan,” ucapnya.

Polisi, kata dia, telah mengumpulkan sejumlah barang bukti di antaranya koper berukuran besar yang berisi bercak darah, serta rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Namun baik Tommy maupun Louis tidak mau memberikan keterangan lebih lanjut dengan alasan menunggu keterangan dari pengacara. (SB-ant)

Comments

comments