SULUH BALI, Denpasar – Hiu banyak diburu sebagai tangkapan utama maupun tangkapan sampingan (bycatch) di beberapa lokasi di Indonesia. WWF-Indonesia mencatat hampir di setiap pendaratan ikan dari alat tangkap cantrang memiliki tangkapan hu dengan berbagai ukuran. Sekitar 0,4% atau kira-kira 50kg dari total tangkapannya adalah hiu. Dalam Cerita Konservasi #3, WWF-Bali bercerita tentang “Status Terkini Konservasi Hiu di Indonesia”.

Ada 117 jenis hiu yang tersebar di Indonesia dan hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 26,4% spesies hiu di Dunia. Oleh karena itu hiu sangat penting sebagai pengatur rantai makanan di laut, sedangkan total produksi hiu di dunia mencapai 805.664 ton/tahun. Di Indonesia sendiri, Jakarta, Makasar dan Surabaya menjadi kota tertinggi dalam produksi hiu pertahunnya.

Dalam regulasi nasional, hiu paus, pari gergaji dan pari manta mendapatkan status perlindungan penuh sehingga tidak boleh dimanfaatkan. Sedangkan untuk hiu koboi dan hiu martil statusnya dilarang ekspor.

“Salah satu yang sering terjadi itu ketika hiu biru tertangkap sebagai bycatch, nelayan akan memotong sirip hiu biru tersebut lalu hiunya dikembalikan ke air karena hiu biru merupakan hiu yang bobotnya berat akan tetapi isinya lebih banyak mengandung air. Nah, permasalahannya adalah ketika hiu yang siripnya sudah diambil, mau dia dilepaskan ke laut lagi, hiu tersebut tidak akan hidup, hiu tersebut akan sekarat dan mati,” jelas Ranny R. Yuneni sebagai Shark & Ray Conservation Officer WWF-Indonesia.

Selain peran dari WWF dan pemerintah, masyarakat sendiri juga harus membantu untuk tidak mengkonsumsi hiu. Pada dasarnya, hiu merupakan hewan yang malas. Hiu memangsa ikan-ikan yang sedang tak berdaya, seperti yang sakit atau yang terkena racun. Itu menyebabkan hiu juga sering tertangkap nelayan karena hiu berada di dekat permukaan.

Ingatkan orang-orang yang tersayang kita untuk tidak mengkonsumsi hiu demi menjaga kesehatan mereka dan menjaga populasi hiu tetap terjaga agar ekosistem laut tetap baik. (SB-cas)

Comments

comments