Burung dan Binatang Berjasa Lakukan Penghijauan

142

Burung juga berjasa lestarikan tumbuh-tumbuhan. |foto-raka|

 

SULUHBALI.CO, Tabanan – Disamping karena ulah manusia, kepunahan tumbuh-tumbuhan dan kayu juga disebabkan oleh punahnya burung-burung dan binatang. Karena burung-burung dan binatang itu sebagai salah satu yang sangat berjasa melakukan penghijauan. Burung-burung dan binatang itu yang memakan buah atau biji-biji dari pohon atau kayu, kemudian dibawa berpindah-pindah menyebarkannya. Ada yang jatuh dan tumbuh di tempat yang datar, jurang, hutan, dan sebagainya.

“Sebenarnya burung-burung, dan beberapa binatang seperti tupai, lubak (luwak), monyet dan sebagainya, berjasa sekali dalam pelestarian alam. Karena burung-burung dan binatang itu yang mengkonsumsi buah atau biji tumbuh-tumbuhan, setelah dimakan kemudian disebarkan atau jatuh biji-biji dari buah tersebut. Sekarang pohon-pohon makin langka, karena sudah terus ditebang untuk keperluan membangun. Tapi burung-burung dan binatang yang ada di alam juga terus diburu,” keluh Pekak Mangku, yang kini usianya sudah hampir 90 tahun.

Ia pun menceritakan, bagaimana pada jaman dulu para orang tua di Bali dalam membangun rumah atau bale Bali sangat mudah untuk mendapatkan bahan kayu untuk bangunan. “Malah kita memilih kayu-kayu yang sudah berumur, kayu-kayu yang tahan terhadap hama rayap. Sekarang, jangankan memilih kayu-kayu berkualitas seperti itu, kayu pun sudah makin jarang dan sedikit. Akibatnya kualitas kayu yang dipake sekarng jauh sekali kualitasnya,” tambah Pekak Mangku yang berpengalaman puluhan tahun juga sebagai tukang bangunan ini.

Keluhan Pekak Mangku juga ketika dirinya melihat kenyataan sekarang warga hanya bisa menebang, menjual saja pohon-pohon yang sudah besar dan tua, tanpa mau melakukan penanaman kembali. “Saya lebih yakin dengan kualitas tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar kita seperti sentul, nangka, kutat, kepundung, majegau, dau, waru, teep, nyantuh, teges misalnya, karena sudah terbukti kualitasnya,” cerita Pekak Mangku sambil mengingat-ingat dan menyebut deretan kayu-kayu yang akrab dan sudah biasa dipake oleh warga di Bali di masa lalu untuk bahan membuat bale atau bangunan.

Benar juga dan masuk akal. Burung-burung itu sangat berjasa untuk melakukan penghijauan, melestarikan tumbuh-tumbuhan di alam. “Saya heran sekaligus sedih melihat burung-burung dan binatang diburu, ditembaki. Sekarang jadi makin punah, pohon-pohon dan kayu yang sangat besar manfaatnya itu yang sudah langka akan semakin punah saja,” pungkas Pekak Mangku. (SB-Raka).

Comments

comments