Buronan Timor Leste 4 Tahun “Ngekos” di Denpasar

154
Buronan Timor Leste diapit polisi ditampilkan saat jumpa pers (foto rio).

SULUH BALI, DENPASAR – Polda Bali berhasil membekuk buronan asal Timor Leste, Frans Xavier Sousa Gama yang kabur dari Lapas Delcora Timor Leste pada 3 November 2013 lalu setelah terlibat dalam kasus peredaran narkoba sebanyak setengah kilo atau 500 gram sabu sabu.

Kepala Intelijen Timor Leste Komisaris Besar Jose Maria Neto Mok menjelaskan bahwa kaburnya Frans Xavier ke Indonesia setelah ada kerusuhan di dalam Lapas Delcora Timor Leste 4 tahun lalu. Situasi kerusuhan tersebut dimanfaatkan oleh buronan Xavier untuk kabur ke Indonesia dengan salah seorang rekannya Alcino Pere Ira. Namun sayangnya, rekannya telah terlebih dahulu ditangkap oleh aparat kepolisian dari daerah Nusa Tenggara Timor (Polda NTT) pada bulan lalu. Xavier divonis 10 tahun oleh pengadilan timor leste atas kasus yang menjeratnya.

Kepala Inteligen Timor Leste memastikan bahwa atas sikap dan tindakan Xavier yang kabur dari Lapas membuat dirinya harus menambah masa kurungannya. Menurutnya, hal itu tergantung keputusan sidang oleh pengadilan setempat nantinya. “Ia divonis (Xavier) 10 tahun karena kasus narkoba. Dan mungkin lebih nanti itu tergantung Jaksa penuntut umum di sana (Timor Leste, red),” ujarnya. Dia menjelaskan jika kepolisian Timor Leste mengalami kewalahan untuk mendeteksi keberadaan pelaku di Indonesia sehingga memakan waktu 4 tahun. Karena itu, polisi Timor Leste pun meminta bantuan polisi Indonesia untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Sementara itu, Wakil Direktorat Narkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko menjelaskana bahwa penangkapan terhadap buronan asal Timor Leste ini berawal ketika Polda Bali menerima permintaan bantuan dari NCB Mabes Polri untuk menangkap Frans Xavier. Direktorat Narkoba Polda Bali dibantu CTOC Polda Bali kemudian melakukan penyelidikan terhadap keberadaan dan identitas pelaku DPO. Dan pada 26 Oktober 2017 lalu sekitar 23. 30 Wita Polda Bali melakukan penggeledahan terhadap kamar kos yang diduga milik pelaku di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan. Dari hasil penggeledahan Polda Bali berhasil menemukan pelaku sedang tidur di kamar kosnya. “Alhamndulilah kami menemukan yang bersangkutan sedang tidur. Kami bawa ke Polda Bali dan kami interogasi,” Ujar Sudjarwoko saat memberikan keterangan kepada Wartawan pada, Kamis (2/11/2017) .

Selama 4 tahun berada di Indonesia tepatnya di Bali, pelaku bekerja sebagai ABK di sebuah perusahan kapal ikan di Bali. Selain itu, buronan ini juga menjalin hubungan percintaan dengan wanita asal Indonesia yang namanya tidak disebutkan. Dari informasi yang dihimpun bahwa Xavier sudah memiliki istri, meskipun belum sah secara hukum karena belum menikah. Dan kabarnya istrinya tersebut akan dibawa ke Timor Leste.

AKBP Sudjarwoko menjelaskan bahwa Frans Xavier rencananya akan dipulangkan ke Timor Leste pada, Jumat (3/11/2017) dengan menggunakan maskapai penerbangan biasa. Hal ini dilakukan setelah Polda Bali melakukan penyerahan tersangka ke Kepolisian Timor Leste. Selain itu, untuk pengaman dari Polda Bali akan dikawal oleh aparat dari kepolisian Polda Bali sampai ke Bandara Ngurah Rai, Bali. Sementara dari Bandara Ngurah Rai Bali sampai ke Timor Leste pengamanannya dilakukan oleh kepolisian Timor Leste. (SB-Rio).

 

Comments

comments