Bupati Tabanan Sebagai Inspirator Pembangunan Daerah | Penghargaan Nasional

1858
Bupati Eka Wiryastuti bersama sang suami, usai dilantik sebagai bupati Tabanan di kantor gubernur Bali, Denpasar (foto sem).

SULUH BALI, Jakarta – Bupati Tabanan Eka Wiryastuti, termasuk dalam 21 kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota meraih penghargaan dari Pusat Kajian Keuangan Negara karena dinilai menjadi inspirator pembangunan daerah tingkat nasional.

“Sebanyak 21 kepala daerah pantas diberikan apresiasi karena memiliki inovasi, terobosan, dan gagasan, sehingga mampu menginspirasi elemen pemerintahan maupun masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif Pusat Kajian Keuangan Negara Prasetyo di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Prasetyo mengatakan para kepala daerah tersebut terdiri dari enam orang gubernur, empat orang wali kota, dan 11 bupati. Seluruhnya menerima penghargaan karena dinilai mampu mengimplementasikan gagasan dan inovasinya ke dalam kebijakan pembangunan.

Menurut dia, mayoritas kepala daerah penerima penghargaan berasal dari wilayah Indonesia Timur. Hal ini sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan yang tengah dilakukan pemerintahan Jokowi-JK.

Adapun 21 kepala daerah yang menerima penghargaan yakni di level gubernur, Syahrul Yasin Limpo (Provinsi Sulawesi Selatan), Muhammad Zainul Majdi (Nusa Tenggara Barat), Sahbirin Noor (Kalimantan Selatan), Awang Faroek Ishak (Kalimantan Timur), Irianto Lambrie (Kalimantan Utara), Longki Djanggola (Sulawesi Tengah).

Di level wali kota, Maximiliaan J Lomban (Bitung), Ahyar Abduh (Mataram), Hidayat (Palu), Tri Rismaharini (Surabaya).

Sedangkan untuk bupati, Herwin Yatim (Kabupaten Banggai), Nurdin Abdullah (Bantaeng), Amirudin Rouf (Buol), AA Gde Agung Bharata (Gianyar), Rita Widyasari (Kutai Kartanegara), Fauzan Khalid (Lombok Barat), Suhaili Fadli Thohir (Lombok Tengah), Anwar Hafid (Morowali), Saiful Ilah (Sidoarjo), Ni Putu Eka Wiryastuti (Tabanan), Mardani H. Maming (Tanah Bumbu).

Penghargaan bagi ke-21 kepala daerah diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, di Jakarta. (SB-ant)

Comments

comments