Bupati Jembrana Terserang Stroke

91

Bupati Jembrana I Putu Artha bersama staf saat di kantor gubernur Bali, Minggu pagi (11/1). (foto raka wirawan).

SULUH BALI, Negara — Bupati Jembrana I Putu Artha secara mendadak terserang stroke sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar.

“Kondisi Pak Bupati stabil dan makin membaik. Mohon doanya agar bisa cepat pulih dan beraktivitas kembali,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Jembrana, Made Budiarta, di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin sore (12/1/2015).

Membaiknya kondisi Artha setelah dirawat di RSUP Sanglah juga disampaikan Sekda Kabupaten Jembrana Gede Gunadnya, Asisten I Sekda Made Sudiada, dan Kepala Dinas Kesehatan dr Putu Suasta.

Menurut Gunadnya, jalannya pemerintahan di Pemkab Jembrana tidak terganggu, walau Bupati sedang sakit.

“Pelayanan di Pemkab Jembrana tetap berjalan seperti biasa. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar Pak Bupati cepat sembuh,” katanya.

Dari berbagai informasi yang dikumpulkan menyebutkan, Artha terkena stroke saat berada di kamar mandi usai bersantap makan malam dengan istrinya, Minggu (11/1) sekitar pukul 22.00 Wita.

Siang harinya dia berada di Denpasar dalam pertemuan dengan bupati dan walikota sebali bersama gubernur Bali membahas undang undang desa di kantor gubernur Bali. Dan juga masih sempat bertemu dengan anggota DPRD Kabupaten Jembrana.

Saat diketahui jatuh di dalam kamar mandi, dia langsung dibawa dengan ambulans Puskesmas Melaya yang lokasinya berdekatan dengan rumahnya.

Sesampainya di RSUD Negara dan mendapatkan pertolongan medis sementara, orang nomor satu di kabupaten paling barat Pulau Dewata itu langsung dibawa ke RSUP Sanglah dalam kedaaan tidak sadarkan diri dengan diikuti beberapa pejabat teras Pemkab Jembrana.

“Selama perjalanan ke RSUP Sanglah, saya terus memantau kondisi beliau. Dalam perjalanan Pak Bupati sempat sadarkan diri, dan kondisinya makin bagus saat sampai di sana,” kata Suasta.

Ia mengaku sempat melakukan komunikasi dengan dokter spesialis yang merawat Artha di ICU dan mendapatkan penjelasan bahwa stroke yang menyerang Bupati Jembrana tidak berdampak fatal. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.