Buleleng Tuan Rumah Hari Rabies Sedunia

0
106

SULUH BALI, Singaraja — Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI menunjuk Kabupaten Buleleng, Bali sebagai tuan rumah peringatan hari rabies sedunia tingkat nasional pada 20-23 Oktober 2015.

“Peringatan tersebut diselenggarakan selama tiga hari di salah satu hotel di kawasan wisata Lovina,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng, Wayan Susila, Senin (12/10/2015).

Ia menuturkan, peringatan hari rabies sedunia di kabupaten paling utara Pulau Dewata itu akan diisi dengan kegiatan vaksinasi masal dengan menyisir seluruh desa di Buleleng.

“Daerah yang menjadi terget khusus yang selama ini sulit dijangkau pihak Distanak kabupaten maupun provinsi,” kata dia sembari menambahkan kegiatan vaksinasi akan melibatkan sebanyak 20 tim yang terdiri dari pemerintah daerah seluruh Bali.

Ia menambahkan, selain vaksinasi, akan dilakukan juga kegiatan kontrol populasi anjing. “Kegiatan ini bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Bali dan dilaksanakan selama lima hari, pada 20-24 Oktober,” paparnya.

Sementara itu, disinggung mengenai ditunjuknya Buleleng menjadi lokasi peringatan hari rabies, ia tidak ingin berkomentar terlalu banyak.

“Kami kurang tahu alasannya memilih Buleleng, tapi kami patut syukuri perhatian Pemerintah Pusat terhadap rabies di Bali utara cukup baik,” kata dia.

Selain itu, pihaknya menilai peringatan tersebut dipakai sebagai langkah untuk mengingatkan kembali bahwa rabies masih ada dan menjadi ancaman.

“Sehingga perlu kewaspadaan lima tahun ke depan bagaimana Pulau Dewata dapat merubah pola pemelihraan anjing sehingga tidak ada lagi anjing yang diliarkan,” kata dia.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng, sepanjang 2015 setidaknya ada enam orang meninggal dunia akibat rabies. Jumlah ini menjadi yang tertinggi diantara daerah lain di Bali. (SB-ant)

Comments

comments