Buleleng Kurang 1.066 Guru SD

45

Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra saat upacara Hardiknas (foto SB-Ty)

SULUHBALI.CO, Singaraja — Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyatakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah memetakan permasalahan kekurangan tenaga pendidik, khususnya guru kelas SD yang mencapai 1066 orang. Menyikapi hal ini, pihaknya mengaku terus memantau perkembangan perekrutan formasi CPNS 2014 di Kabupaten Buleleng berkoordinasi dengan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen Pan-RB), meskipun beberapa telah lulus CPNS dengan kategori K-2, namun kekurangan harus segera diantisipasi mengingat angka pensiun PNS cukup tinggi setiap tahunnya.

”Sesuai komitmen kami akan prioritaskan rekruitmen tenaga pendidik dan kesehatan, sesuai dengan kebutuhan Pemkab Buleleng,” janjinya ketika memimpin apel Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Ngurah Rai – Taman Kota Singaraja, Jumat (02/05).

Ia mengungkapkan, untuk memantapkan wacana peningkatan kualitas pendidikan di Buleleng tidak hanya dengan perbaikan sarana dan prasarana pendukung pendidikan semata, tapi juga harus mempersiapkan tenaga pendidik yang handal dan merata untuk tercapainya pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Manuaba secara teknis menekankan, kebutuhan guru yang dimaksud adalah guru kelas SD, data kurangnya tenaga guru kelas ini diperolehnya setelah turun langsung ke lapangan memantau kondisi sekolah dasar yang rata-rata letaknya di daerah pedesaan.

”Sebenarnya 2/3 dari kekurangan tersebut sudah mampu ditutupi dengan tenaga guru kontrak dan guru pengabdi dari desa bersangkutan, namun kami tetap perjuangkan agar mendapat tenaga pendidik dengan status PNS,” ujarnya. (SB~TY).

Comments

comments

Comments are closed.