Bule Perancis Jatuh Cinta Bali, Percaya Karma dan Kini Memeluk Hindu

3740
Pierre Porte seorang bule asal Perancis.

SULUH BALI, Denpasar – Pierre Porte seorang bule asal Perancis yang kini menjadi warga Negara Indonesia mengaku telah jatuh cinta dengan Bali. Sejak 1992 ia mengaku telah mulai tinggal di Bali dan mendirikan usaha impor container bekas.

“Orang Bali bilang Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang menentukan, memang saya sangat cinta Bali, keliatan dari luar saya orang bule tapi saya sudah orang Hindu,” ungkapnya di Kantor Pierre Porte & Partners (PPP) Jimbaran, Jumat (20/1).

Pierre menikah dengan seorang perempuan berasal dari  Jawa Tengah, anak pertamanya seorang perempuan berusia  17 tahun lahir di Pati Jawa Tengah, Dewi 11 tahun di bali, sementara anak yang paling kecil lahir di Mando.

Saking lamanya menetap di Bali dan memeluk Hindu sehingga banyak orang dan teman di Bali memanggilnya mangku. Ia mengaku sudah jatuh cinta kepada Bali sehingga ia memutuskan untuk mendirikan usaha dan menetap di Bali.

“Saya jatuh cinta dua kali, pertama saya jatuh cinta sama Bali dan kedua sama istriku,” katanya dengan fasih mengucapkan bahasa Indonesia.

Ia mengaku sebelum ke Bali telah mulai mendalami dan mempelajari Hindu. Sejak 35 tahun yang lalu sementara keluarga sebelumnya memeluk agama Kristen.

“Saya menjadi Hindu sudah sekitar 35 tahun yang lalu, sebelumnya bapak dan Ibu saya Kristen,” ujarnya.

Hukum karma dan kuasa Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa sangat diyakini Pierre. Ia juga meyakini tentang filosofi dharma  serta kehidupan di luar kehidupan ini.

“Hindu prinsip kehidupan saya. Di rumah saya semua ikut Hindu karena harus berpikir yang baik, berbicara yang baik dan melakukan yang baik,” kata Piiere sambil menunjukan tattoo pada tangan kanannya yang berisi gambar Dewa Siwa. (SB-Skb)

Comments

comments