Bukaloka Startup Asli Bali Bantu UMKM Punya Toko Online

67
Dr.Drs. Dadang Hermawan, Ak. MM dari Stikom Bali menyalami Aditya Santana Founder & CEO Bukaloka (foto ist)

SuluhBali, Denpasar – Bukaloka mengumumkan mendapatkan pendanaan investasi yang berasal dari STIKOM BALI dengan skema investasi kepemilikan saham di Bukaloka, Kamis (27/4). Melalui dana investasi yang diterima Bukaloka dari STIKOM BALI, selain meningkatkan kualitas infrastruktur teknologi serta menambah talenta SDM terbaik, Bukaloka akan fokus untuk mengedukasi target pasar tentang inovasi platform yang terintegrasi dengan situs jual belinya.

Bukaloka merupakan startup yang memungkinkan para pelaku UMKM dapat memiliki toko online professional, dengan dapat menggunakan domain sendiri yang terintegrasi dengan situs platform jual belinya.

“Keterbatasan anggaran saat bootstrapping mengakibatkan kami sangat sulit untuk melakukan edukasi pasar, apalagi apa yang kita berikan ini merupakan skema yang terbilang baru dalam industri E-commerce. Sekarang ini para UMKM atau penjual di Indonesia beramsumsi kalau mau jualan di marketplace itu mereka daftar untuk mendapatkan account, lalu mereka bisa menumpang jualan, setelah itu upload photo produk mereka di dalam account tersebut. Berbeda dengan apa yang di tawarkan Bukaloka. Kami menawarkan lebih dari itu dan sangat bermanfaat bagi UMKM yang memang serius dalam berbisnis dan memiliki brand,” jelas Aditya Santana selaku Founder & CEO Bukaloka.

Alasan Aditya Santana memilih STIKOM BALI sebagai investor strategisnya bukan hanya sekedar meraih pundi-pundi sebagai pendanaannya, namun juga karena memiliki kesamaan visi misi terhadap sektor UMKM. Kebesaran nama STIKOM yang sudah kuat dalam sektor pendidikan teknologi serta jaringan network yang dimiliki STIKOM BALI, diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan Bukaloka melalui Indonesia Timur.

“Misi kita kepada sektor UMKM bukan hanya dapat memberikan kepercayaan dan menciptakan transaksi bagi mereka, tapi juga bagaimana caranya mereka mampu memiliki customer base, repeat order & brand awareness di dalam target pasarnya dengan menggunakan bukaloka, karena hal itu yang membuat bisnis UMKM bisa sustain, bukan hanya soal berapa jumlah order yang di dapatkan saja,” tambah Aditya.

Sejak diluncurkan pada 19 November 2016, kurang lebih 4 bulan beroperasi aktif, hingga saat ini bukaloka telah memiliki 550 pengguna aktif setiap harinya yang disaring dari total seluruh pengguna terdaftar dan telah mampu memberikan transaksi kepada 40% dari seluruh total pengguna aktif. (sb-cas)

 

Comments

comments