BPR Tetap Salurkan Kredit di Tengah Ekonomi Melambat

116

SULUH BALI, Denpasar –– Bank Perkeditan Rakyat (BPR) Lestari di Denpasar, Bali, tetap optimistis dalam menyalurkan kredit kepada pelaku usaha meski pertumbuhan ekonomi saat ini tengah melambat.

“Krisis ataupun tidak ada krisis, kami jalan terus (salurkan kredit),” kata Direktur Utama BPR Lestari, Alex P Chandra ditemui usai menjadi panelis dalam seminar pengenalan akses kredit melalui lembaga keuangan dan penjaminan kredit bagi wirausaha muda di Denpasar, Rabu (30/9/2015).

Menurut dia, meski ekonomi saat ini tengah melambat namun pihaknya tetap menjaga likuiditas untuk mengantisipasi gejolak ekonomi dengan total likuiditas yang “menganggur” saat ini sebesar Rp900 miliar.

“Kami menjaga likuiditas setiap saat dan karena likuiditas berlebih, di saat ekonomi melemah kami tetap memberikan kredit,” imbuh Alex.

Alex menambakan bahwa realisasi kredit tersebut lebih diprioritaskan bagi pelaku usaha retail dengan nilai kredit berkisar Rp250 juta hingga Rp10 miliar.

Ia menampik adanya dana menganggur itu karena pihaknya menerapkan prinsip kehati-hatian atau selektif namun pihaknya berupaya menjaga likuiditas agar tetap sehat dengan dana cadangan minimal sebelum dicairkan dalam kredit sebesar 25 persen sedangkan dana yang dikucurkan untuk kredit sekitar 70 persen.

Selama tahun 2015, pihaknya telah menyalurkan kredit segar kepada pelaku usaha sebesar Rp2,1 triliun dari target hingga akhir tahun mencapai Rp2,2 triliun.

Pihaknya membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengajukan kredit dengan sejumlah syarat yang dipenuhi di antaranya rekam jejak usaha yang baik, kesehatan usaha, karakter usaha serta minimal operasional usaha selama tiga tahun. (SB-ant)

Comments

comments