Bobol ATM Mandiri, Raih Rp 199 Juta

157

SULUH BALI, Denpasar — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali menyidangkan terdakwa I Gede Angga Sedana Putra karena membobol uang di ajungan tunai mandiri (ATM) sebesar Rp199,9 juta.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Gede Haryadi, di Denpasar, Rabu (5/11/2015), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Luga Herlianto mendakwa Angga Sedana dengan Pasal 263 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan Perbuatan terdakwa dilakukan pada 31 Juli 2015 pukul 13.00 WITA di ATM Bank Mandiri dekat SPBU Jalan Tukad Pakerisan Panjer Denpasar Selatan.

Terdakwa mengambil barang uang dengan cara masuk ke ruangan ATM Mandiri dengan menggunakan kunci ATM untuk dapat membuka brankas.

Melihat kotak uang yang penuh berisikan uang tunai sebesar Rp199,9 juta itu, timbul niat terdakwa untuk mengambil uang tersebut.

Terdakwa kemudian mengunci kembali brankas dan keluar ruangan, kemudian mematikan saklar meteran listrik ATM, sehingga perbuatan terdakwa tidak terekam oleh kamera CCTV.

Setelah listrik mati, terdakwa masuk ruangan ATM, kemudian kembali membuka brankas untuk mengambil uang itu.

Kemudian, uang yang diambil terdakwa dimasukkan ke dalam tas ransel yang dibawanya, kemudian mengunci brankas dan kemudian pergi meninggalkan ATM.

Namun, terdakwa lupa menghidupkan kembali listrik ATM. Atas perbuatan tersebut, membuat kerugian PT Swadharma Sarana Informatika Rp199,9 juta.

PT Swadharma Sarana Informasi melakukan kerja sama dengan Bank Mandiri yang bertugas mengisi uang ATM dan melakukan service ringan mesin.

Terdakwa melaksanakan tugas dari PT SSI, tempat dia kerja untuk memperbaiki mesin, dan timbul niat terdakwa untuk mengambil uang milik perusahaannya. (SB-ant)

Comments

comments