BNPT Harap Para Jurnalis Terapkan Jurnalisme Damai

56

SULUHBALI.CO, Badung – Badan Nasional Penanggulangan Teroris ( BNPT ) menggelar “Pelatihan Jurnalisme Damai Bagi Wartawan dan Pimpinan Redaksi”, bertempat di Hotel Grand Zuri yang di fasilitasi oleh BIZ Communication.

Acara ini digelar selama 3 hari (9 – 11 Oktober 2014), dimana para narasumber yang dihadirkan seperti Yadi Hendriana selaku Ketua umum IJTI, Imam Wahyudi selaku anggota Dewan Pers, Idy Muzayyad selaku Wakil Ketua KPI Pusat, dan beberapa narasumber lainnya.

Para narasumber intinya memaparkan uraian tentang bagaimana Mengemas Peliputan Terorisme untuk Media Cetak, Media Televisi dan Media Online serta dampak yang diakibatkan.

Di latar belakangi dengan adanya pemberitaan yang tumpang tindih mengenai adanya perkembangan teroris di Indonesia, Yadi Hendriana menegaskan bahwa “Seorang jurnalis semestinya berhati-hati dalam melontarkan pertanyaan, serta jangan memuat atau mengabarkan berita yang berisikan semua perangkat atau peralatan untuk merakit bom.” tegas Yadi.

Sebagai Wakil Ketua KPI, Idy Muzayyad menerangkan secara umum gambaran dan keberpihakan media dalam mengabarkan suatu berita tentang terorisme.

“Media seharusnya berpihak kepada korban, dan tidak provokatif dalam memilih kata – kata.” ujarnya.

Pada dasarnya Idy berharap semua media berperan aktif dalam mengendapkan dendam dan munculkan perdamaian.

Pada kesempatan pelatihan, hadir pula Wakil Menteri Agama, Profesor. Dr. Nasaruddin Umar yang mengakui bahwa mulai melemahnya kekuatan pusat dalam menyelesaikan konflik agama, pasca reformasi.

Nasaruddin berharap kepada media agar ikut serta dalam perdamaian Negara. Baik dalam pemberitaan dan meredam berbagai isu di masyarakat.

“150 tahanan teroris akan bebas, antisipasi dan pendekatan secara batin ditengah – tengah mereka akan kita lakukan, agar mereka tidak kembali ke kehidupan lama.” harapnya.

Dengan cara tersebut menurut Nasar lebih baik ketimbang dengan cara yang lainnya.

Tidak hanya pendekatan secara kemanusiaan, mengajarkan keterampilan kepada seluruh tahanan teroris pun dianggapnya sangat membantu.

Harapan yang tinggi sangat di inginkan oleh Nasaruddin kepada semua para jurnalis untuk selalu memekankan perdamaian di semua pemberitaan. (SB-arix)

Comments

comments