Ketua KPU Kota Denpasar Gede John Darmawan (foto Ijo)

SULUH BALI, Denpasar — Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar memprediksi anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pilkada di daerah itu pada 2015 sekitar Rp23 miliar.

“Kalau total pengajuan awal anggaran dari kami adalah Rp19,6 miliar. Namun jika ditambah dengan beberapa aturan baru pada Perpu No 1 Tahun 2014 yang harus diikuti yakni ada uji publik, perpanjangan tahapan, maka jatuhnya bisa sekitar Rp23 miliar,” kata Ketua KPU Kota Denpasar Gede John Darmawan di Denpasar, Kamis (21/11/2014).

Menurut dia, angka Rp23 miliar itu baru estimasi sementara karena pihaknya masih menunggu aturan turunan dari Perpu No 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

“Nantinya tentu akan ada regulasi yang mengatur penganggaran pilkada dan berapa lama tahapan berjalan,” ujarnya.

Ia mengemukakan, jika berkaca pada pelaksanaan pemilihan Wali Kota Denpasar pada 2010, saat itu anggarannya total Rp10 miliar dan lamanya tahapan delapan bulan.

“Namun untuk pilkada pada 2015, menurut isi perpu yang kami baca, maka tahapannya hingga satu tahun atau 12 bulan,” ucapnya.

John mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pilkada tahun depan jauh lebih besar dibandingkan saat 2010 juga menyesuaikan dengan besaran honor penyelenggara pada pelaksanaan pemilu terakhir seperti saat pemilihan Gubernur Bali, pemilu legislatif dan pemilu presiden.

“Di samping itu, dalam kurun lima tahun telah terjadi inflasi yang begitu tinggi sehingga memang harus ada penyesuaian honor penyelenggara pemilu. Kalau tidak begitu siapa yang mau bekerja, apalagi di tingkatan PPS dan KPPS,” katanya.

Pihaknya juga telah bertemu dengan Wali Kota Denpasar terkait dengan pembahasan anggaran pilkada. Dari total anggaran yang diajukan sebesar Rp19,6 miliar, sebesar Rp16,6 miliar dianggarkan melalui APBD induk 2015 dan sisanya Rp3 miliar lewat APBD perubahan.

“Dari pertemuan dengan Wali Kota, yang bisa kami tarik kesimpulan adalah Pemkot Denpasar juga siap untuk menyiapkan anggaran jika ternyata pengajuan awal itu kurang. Begitu juga ketika berkonsultasi dengan pimpinan Dewan telah disetujui,” ucapnya. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.