Berkantor Fiktif, Tersangka Ini Bisa Tipu Pemilk Uang Hingga 100 Ribu Dolar AS

46
Tersangka Liauw Djung (62) ditangkap polisi (foto rio).

SULUH BALI, DENPASAR – Setelah diburu selama beberapa hari akhirnya Polsek Denpasar Barat berhasil membekuk seorang pelaku penipuan dengan modus membuat kantor palsu penukaran uang asing dengan tersangka, Liauw Djung (62) di Jakarta beberapa waktu lalu. Kasus penipuan ini terjadi di PT. Suman Dinar valuta Jalan Gatot Subroto Barat No 344 (CV. Agung Jaya Mandiri). Akibat kejadian tersebut korban PT. Suman Dinar Valuta mengalami kerugian 100. 000 USD.

Kronologis kejadian ini berawal  pada, Juma (10/3/ 2017) sekitar pukul 13.00 Wita, korban atas nama Ni Made Suwitri bersama-sama dengan Ni Ketut tNuriati datang ke kantor CV Agung Jaya Mandiri di Jalan Gatot Subroto Barat No. 344 Denpasar Barat.

Perlu diketahui bahwa kantor CV. Agung Jaya Mandiri merupaan kantor fiktif. Tempat tersebut sengaja disewa pelaku untuk mengelabui para korban bahwa memang benar ada kantornya. Segala berkas dan alat alat yang ada di dalam kantor tersebut sengaja di beli oleh pelaku untuk meningkatkan kepercayaan dari para korban yang datang untuk menukarkan uangnya.

Saat datang ke kantor, pelaku mengaku bahwa CV Agung Mandiri adalah rekanan PT. Suntan Dinar Valuta.  Korban membawa uang sebanyak 100.000 USD untuk di tukarkan kepada tersangka Liauw Djung Mi alias Insinyur Hendra Liong A. Karena sesuai dengan kesepakatan yang telah di lakukan melaui pembicaraan telpon antara Ni Made Suwitri dengan tersangka untuk hendak menukar dengan uang 40.000 AUD (dolar australia). Pada saat Ni Made Suwitri tiba di kantor CV. Agung Jaya Mandiri rekanan PT. Suntan Dinar Valuta dari Prawira Valas karyawannya atas nama I Komang Sugiartana dengan I Wayan Parnawa sudah lebih dahulu ada di tempat tersebut.

Kemudian setelah mereka berempat ada di dalam kantor CV  Agung Jaya Mandiri tanpa disadari pintu depan sudah di kunci dari dalam dan kuncinya dicabut oleh tersangka. “Pada saat uang 100.000 USD di taruh di atas meja sebelum dihitung, langsung diambil oleh tersangka uang bawa masuk ke dalam ngomong “saya ambil uang AUD nya dulu” kemudian uang 100.000,- USD langsung di bawa kabur oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat putih DK 2574 yang di sewa pelaku di Jaya Rent Bike di Kuta Badung,” ujar Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena didampingi Kanit reskrim Iptu A An Saputra saat pres rilis di Denpasar Barat pada, Senin (5/6).

Dari hasil curian tersebut, 100.000 USD, tersangka Liauw Djung Mi mendapatkan bagian 60,000 USD, sementara rekannya Umar mendapatkan 40.000 USD sedangkan Rini mendapatkan sebagian dari Umar namun tidak di ketahui oleh Liauwi Djung Mi. Bagian yang didapat oleh Djung Mi sebanyak 60.000 habis kalah main judi di Singapura.

Mengetahui dirinya menjadi korban penipuan, Korban  Ni Made Suwitri melaporkan kasus ini ke Polsek Denpasar Barat dengan nomor laporan: LP/26/III/2017/Bali/ 10 Maret.dari laporan tersebut akhirnya Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat langsung bergerak ke Jakarta untuk memburu pelaku. Dan akhirnya Pelaku berhasil di tangkap di jakarta.

Saat ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan namun sayangnya polisi tidak mau kehilangan buruannya langsung membekuk pelaku. Keduan teman tersangka masing masing inisial U dan R hingga saat ini masih status DPO. Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa l (satu) mesin penghitung uang merk Kristow warna hitam, 5 (lima) buah teka tempat file warna hijau. 3 (tiga) buah maf teka tempat file wunna merah.

3 (tiga buah kotak mai yang berisi mafisya 2 (dua) buah dus berisi pasi 1 (satu) buah buku persediaan barang warna biru I (satu) buah buku kas warma hitam. (satu) buah buku folio kas warna biru 1 (satu) buah buku Bank warna merah. 1 (satu) buah lukisan. l (satu) buah peta. 1 (satu) buah tas selempang warna hitam. l (satu) buah kotak yang berisi 81 lembar kartu nama. l (satu) lembar kwitansi sewa sepeda motor Jaya Rent Bike warma merah An. RIFAN. 1 (satu) lembar tanda terima dari PT. Prawira Valas bertuliskan USD. Atas kejadian ini pelaku disangkakan dengan pasal 378 KUHP. (SB-Rio)

Comments

comments