Beragam Jenis Sate Meriahkan Kuliner Denfest

531

Salah satu pedagang sate di Denfest (foto-lika)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Kegemaran akan kuliner sate membuat Komang Sugiantara Putra salah satu pemilik stand makanan di Denpasar Festival memilih menyediakan berbagai jenis hidangan sate untuk ikut berpartisipasi memeriahkan kuliner Bali dalam ajang ini yang tentunya ramai akan peminat. Denpasar, Selasa (31/12).

Berpartisipasi dalam memeriahkan kuliner Denpasar Festival sudah diikuti sejak Denfes pertama hingga ke-6 oleh Pak Komang begitu dia disapa, dan selalu menjadikan sate sebagai menu andalan yang disajikan diajang tersebut.

Nengah Sarya sebagai pengelola sekaligus chef dari warung sate tersebut mengatakan hidangan sate yang ditawarkan diwarungnya beraneka ragam, mulai dari sate kakul, kelinci, biawak, jamur, ayam, ikan, hingga sate lele.

Ia juga menambahkan dari beberapa jenis sate yang tersedia, sate kakullah yang menjadi kegemaran para pelanggannya.

“Para pembeli saya sangat menyukai sate kakul disini, bisa-bisa setiap harinya habis 60 sampai 100Kg kakul, dan saya bisa kekurangan stok,” kata Nengah.

Ramainya pengunjung tak terlepas dari rasa enak dah khas yang dihidangkan dari warung sate tersebut. Kualitas rasa sangat dipertahankan terutama dari racikan bumbu yang diracik sendiri oleh Nengah, dimana keunikan rasa dari bumbu tersebut yang mengantarkan warung sate ini menjadi kegemaran masyarakat.

“Kita disini lebih mendominan kepada rasa dari bumbu, karena dari sanalah orang dapat mengatakan sate buatan kami enak,” ujarnya.

Nengah juga menyampaikan dalam pengolahan sate terutama jenis kakul membutuhkan perhatian khusus, dikarenakan menghilangkan rasa tanah yang melekat pada daging kakul sangatlah sulit. “Biasanya kita punya trik khusus dalam pengolahan kakul agar rasa tanahnya yang melekat bisa diatasi, tak seperti daging kelinci yang bisa diolah dengan cara yang biasa layaknya mengolah daging kambing yang mau disate,” jelas pria asal Karangasem itu.

Mengikuti Denfes merupakan salah satu tujuan Nengah agar nanti warungnya yang terletak di Jl. Nangka Utara, Denpasar bisa lebih dikenal masyarakat banyak dan kuliner bermacam jenis sate bisa dinikmati ditempatnya.

Untuk warung yang bertempat di Jln. Nangka tersebut, Nengah mengatakan buka pada jam sore saja, namun pembeli juga tak jarang berdesakan menunggu untuk menikmati hidangan sate yang disuguhkan ditempatnya.

“Selain menyediakan beragam jenis sate ditempat kami juga menghidangkan makanan jenis Lalapan dan masih banyak lagi,” tambahnya. (SB-Lika/eny)

Comments

comments