Bentrok 2 Ormas di Penjara Kerobokan, 2 Tewas

3810
Polisi sedang berjaga di Padang Sambian (foto Ijo.

SULUH BALI, Mangupura – Dua kelompok massa dari ormas berbeda yang sama sama menjadi warga binaan di dalam Penjara Kerobokan, Badung terlibat bentrok.

Dua kelompok ini sebelumnya memang berada di dua blok berbeda, namun dalam satu kesempatan di sore hari, Kamis (17/12/2015) bertemu dan terlibat perkelahian.

Dari satu kelompok, 2 orang tewas dan 2 lainnya luka parah dan dibawa ke rumah sakit Sanglah. Sedangkan dari kelompok lainnya tidak ada yang tewas.

Untuk mengamankannya, seratusan polisi diterjunkan ke Lapas Kerobokan pasca bentrok yang terjadi di dalam lapas, yang diduga melibatkan Ormas kepemudaan.

Pasukan yang terdiri dari Sabhara Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Badung disiagakan untuk menjaga situasi keamanan di sekitar Area Lapas Kerobokan.

Kapolresta Denpasar Kombespol Anak Agung Made Sudana enggan berkomentar banyak terkait bentrok yang terjadi di dalam Lapas.

“Situasi di dalam sudah kondusif. Semua napi sudah kembali ke dalam ruangannya. Yang terpenting buat kami saat ini adalah menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ungkapnya, Kamis (17/12/2015).

Pasukan yang tiba sekitar pukul 17.00 wita langsung bersiaga di depan pintu lapas setelah menerima pengarahan.

“Saya begitu menerima telepon ada bentrok di dalam lapas. Saya langsung lakukan mediasi. Soal jatuh korban saya belum tahu. Terpenting buat saya menjaga keamanan dibandingkan korban yang sudah tergeletak,” tegas Sudana

Sampai berita ini ditulis. Ratusan polisi dan dibantu aparat TNI berjaga-jaga di markas kedua ormas untuk mencegah terjadinya kerusuhan lanjutan. (SB-Ijo)

Comments

comments