Bendesa Adat Tanjung Benoa Ditahan | Warganya Demo Ke Polda Bali

1813
Warga adat Tanjung Benoa demo di Polda Bali di Denpasar, mereka minta Bendesa Adat Mereka dilepaskan dari tahanan (foto Rio).

SULUH BALI, Denpasar – Pasca penetapan status sebagai tersangka oleh Polda Bali terhadap salah Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya alias Yonda, ratusan masyarakat Desa Adat Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung mendatangi Polda Bali pada, Selasa (26/9/2017) sekitar pukul 08. 00 wita. Mereka menuntut agar Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya segera dibebaskan.

Namun tuntutan warga tersebut tidak dihiraukan oleh Polda Bali. Polda Bali melalui unit I subdit IV Dit Reskrimsus Polda Bali mengijinkan 10 orang perwakilan dari masyarakat yang beraksi untuk untuk berdiskusi dengan Direktorat Reskrimsus Polda Bali, Kombes Kenedy. Dalam dikusi tersebut perwakilan massa meminta penangguhan penahanan terhadap Yonda. Namun Polda Bali tidak memenuhi tuntutan tersebut. “Mereka minta agar Yonda ditangguhkan penahanannya. Tapi kita ga ijinkan,” ujar Kenedy usai menerima perwakilan massa Tanjung Benoa.

Menurutnya, Polda Bali tidak bisa memenuhi tuntutan warga tersebut kerana khawatir tersangka yang juga dikenal sebagai aktivis tolak reklamasi Teluk Benoa ini, melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. “Besok kita akan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan,” ujarnya.

Made Wijaya alias Yonda saat akan masuk ke dalam ruang tahanan di Polda Bali (foto Rio).

Sementara itu, kuasa hukum Yonda, Agustinus Nahak sangat menyayangkan sikap Polda Bali yang tidak memenuhi tuntutan warga tanjung benoa. “Kita tentu kecewa ya dengan kinerja polda bali ni. Selama ini pak Made Wijayakan kooperatif bagaimana mungkin dia bisa melarikan diri,” ujarnya.

Menurut pengecara kondang di Bali ini, penangkapan dan penahanan  terhadap Yonda tidak memenuhi persyaratan. Karena barang bukti yang disita polda bali sangat lemah untuk menjerat Yonda sebagai tersangka dalam kasus pemanfaatan taman hutan raya, melakukan kegiatan penimbunan, dan penebangan hutan mangrove. (SB-Rio)

Comments

comments