Beli Narkoba Di Madura untuk Diedarkan di Bali

216
Dires Narkoba Polda Bali Kombes Franky Haryanto, dengan latar belakang para tersangka (foto Rio).

SULUH BALI, DENPASAR – Dua pelaku pengedar 50 gram sabu masing masing IS (34) dan FR (34) dibekuk Polda Bali pada, Rabu (18/05) di Area Parkir Gang 2 Mart Jalan Cokroaminoto No. 173 Br. Lingkungan Tengah Kelurahan Ubung Denpasar Barat sekitar pkul 21. 45 Wita lalu.

Dires Narkoba Polda Bali, Kombes Franky Haryanto  pada saat press rilis di Polda Bali, Jumat (20/05) siang kemarin menjelaskan bahwa, saat ditangkap kedua pelaku tidak melakukan perlawanan kepada petugas. Dia menjelaskan bahwa barang haram tersebut dibawa oleh tersangka IS dari Surabaya menuju Denpasar Bali melalui jalan darat dengan naik sepeda motor.

Barang haram tersebut dimasukan ke dalam tas untuk mengelabui petugas di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk.  “Beli barang (sabu, red) di Madura. Rencananya barang tersebut diedarkan di pulau dewata. Pelaku IS naik motor dari Madura sampai ke Denpasar atas nama. Sedangka FR naik pesawat.  Kita dapat informasinya seminggu sebelum,” ujar Franky yang baru tiga hari menjabat di Polda Bali.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa FR adalah pemilik modal yang membelikan barang haram tersebut di Madura untuk dijual kembali di bali. FR datang ke bali dengan naik pesawat. Sementara IS membawa barang tersebut dengan menggunakan sepeda motor.  IS nekat membawa barang haram tersebut dengan menggunakan sepeda motor miliknya, karena sebelumnya yakni sekitar bulan maret lalu IS pernah membawa masuk narkoba ke Bali dengan cara yang sama dan berhasil lolos dari pantauan polisi.

Sehingga kali ini IS pun mencoba lagi, namun sayang polisi sudah mengendus pergerakan IS sehingga berhasil ditangkap di G2 Mart. “Dia belajar dari pertama kali sekitar bulan maret sebelum operasi bersinar.  Narkoba ini rencananya dijual kepada siapa saja yang beli. Barang ini diperoleh dari salah satu pulau di jatim (Madura, red) ,” tutur perwira yang sebelumnya bertugas di Papua ini.

Sementara itu, lanjut Franky, kronologis penangkapan kedua tersangka ini berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa akan adanya pengiriman barang dari surabaya ke Denpasar melalui  jalan darat dengan menggunakan sepeda motor.

Dari informasi tersebut kemudian tim yang dipimpin oleh Kompol Nengah Sumadi  melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan anggota berhasil mengantongi nama pelaku dengan  inisial R yang diketahui FR. Selanjutnya diketahui seorang laki laki sedang menunggu seseorang di depan G2 Mart ubung. Setelah R didatangi kemudian kedua orang tersebut langsung dibekuk dan dilakukan diinterogasi.

Dari hasil interogasi diketahui namanya adalah FR alias R dan IS.

Dari hasil penggeledahan terhadap terhadap FR dan IS di TKP ditemukan barang bukti berupa 1 buah plastik bening berisi benda kristal bening yang diduga mengandung narkotika jenis sabu dengan berat 50, 44 gram brutto atau 49, 82 gram netto yang dibungkus dengan tisu putih lalu diplaster dengan lakban hitam yang dibawa oleh tersangka IS yang merupakan.

Diketahui barang tersebut adalah milik FR yang rencananya akan diserahkan kepada seseorang di Denpasar. Kedua tersangka dan barang bukti pun dibawa kePpolda bali guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada pun barang bukti yang berhasil disita yakni 1 plastik berisi kristal narkotika jenis sabu dengan berat 50, 44 gram brutto, 2 buah Handphone merek samsung dan nokia milik IS, 2 buah Handphone merk samsung milik FR, 15 lembar uang kertas pecahan 50 ribu, 1 unit sepeda motor honda vario No pol: L 4999 VC, 1 lembar tiket penerbangan Lion Air surabaya -denpasa milik FR, dan 1 potong celana panjang blue jeans merk oakley.

Atas perbuatanya, kedua pelaku dikenakan pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (SB-Rio)

Comments

comments