Belasan Luka-Luka | Tabrakan Perahu Boat Telan Satu Korban Jiwa

220
Salah satu korban meninggal. (sjd)
SULUH BALI, Nusa Penida – Kecelakaan sampan terjadi di perairan Nusa Lembongan tepatnya perairan antara pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Tabrakan tidak bisa dihindarkan antara sampan kecil dengan sampan besar pengakunt kebutuhan sembako.
Sekira pkl.10.00 wita kecekakaan laut tabrakan antara sampan kecil yang dinakodai oleh  I Nyoman Nata, (32), asal Br. Penida Desa Sakti,Kec. Nusa Penida dengan Jukung Sri Merta Sari yang dinakodai oleh I Wyn Lyasniarya, dengan ABK I Kt Suneta, (58) asal Br. Amben Tiing Ceningan sebagai Kemudi Jukung, I Wyn Munel, (60) asal Br. Kaja Desa Lembongan.
Kejadian tabrakan tersebut menelan satu korban jiwa Ni Nengah Sarwi, (55) perempuan, Dagang, asal Br/Desa Kutampi Kaler. Sementara korban luka-luka sebanyak 6 orang diantaranya  Ni Ketut Sipi, (59), dagang, asal Desa Kutampi, Ni Ketut Sanita, (18), Pelajar asal Desa Klumpu, Ni Kadek Suwastini, (21), asal Makasar Sulsel, Ni Wayan Retin, (65), dagang, asal Br. Sebunibus Desa Sakti, Unik Erawati, (19), pelajar, Desa Klumpu Np dan Ni Wayan Wati, (54), pedagang, asal Br. Kutapang.
Kronologis kejadian sekitar pkl 10.00 wita, Jumat (24/3) sampan kecil yang mengangkut 13 penumpang berangkat dari arah Jembatan Kuning menuju Toyapakeh sedangkan Jukung Sri Merta Sari datang dari arah Kusamba menuju Jembatan Kuning.
Setibanya dilaut Teluk Bias Munjul Ceningan kapten Sampan kecil tidak melihat ada jukung dari arah yang berlawanan karena tertutup keranjang kemudian penumpang yang ada di sampan kecil teriak, dan kapten sampan kecil berdiri melihat dari depan sekitar 5 meter ada jukung Sri Merta Sari lalu Kapten sampan kecil banting stir kekiri lalu Jukung tersebut.
Tabrakan tidak bisa dihindari sampan kecil tersebut tenggelam bersama penumpangnya. Kejadian tersebut masyarakat Ceningan membantu para korban sehingga korban selamat 12 orang bisa diselamatkan, dan yang meninggal 1 orang menghembuskan nafas terakhir.
Selanjutnya korban yang mengalami luka-luka dievakuasi ke Puskesmas Nusa Penida III di Jungutbatu, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara korban meninggal dunia sementara diamankan di Puskesmas persiapan dibawa ke rumah duka.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika saat dikomfirmasi membenarkan kejadian tabarakan sampan. Pihaknya mengatakan satu korban tidak bisa diselamatkan dari 13 penumpang. Dugaan sementara korban yang meninggal dunia setelah terjadi benturan jatuh kelaut dan tidak bisa berenang, setelah dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal. (SB-sjd)

Comments

comments

2 COMMENTS

Comments are closed.