Bawa Kabur Mobil Pickup, Pelaku Ditangkap di Surabaya

59
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena (kanan) bersama pelaku berikut barang bukti yang berhasil diamankan (foto-ist)

SULUH BALI, Denpasar – Pelaku kasus pencurian dan penggelapan mobil untuk mengangkut muatan tabung gas elpiji milik Komang Adi Juliantika yang hilang 18 Juni 2017  lalu di Jalan Gunung Catur, Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat, akhirnya berhasil terungkap.

Kompol Gede Sumena mengungkapkan Pelaku yang diketahui bernama Muhamad Rifai berhasil diamankan di Surabaya. Setelah adanya informasi  bahwa mobil merk suzuki pick up milik korban dengan nomor polisi DK-9954-BV terlihat melintasi di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, yang saat itu dikendarai I Nyoman Arya Gita.

“Pelaku berhasil kami amankan pekan lalu di Surabaya karena mencuri dan menggelapkan satu mobil bak terbuka milik korban Komang Adi Juliantika (24) yang biasanya digunakan untuk mengirim gas kepada konsumen,” kata Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena di Denpasar, Senin, (09/04/2018).

Aksi pencurian tersebut dilakukan pada 18 Juni 2017, Pukul 13.00 Wita saat mobil korban Komang Adi Juliantika yang saat terparkir di Jalan Gunung Catur yang saat itu ditinggal korban untuk berbelanja di depan toko Amerta Sari Nadi, Desa Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat.

Pelaku yang melihat kunci mobil tersebut berada di dalam langsung membawa kabur berikut dengan tabung LPG.

“Pelaku bisa dengan mudah membawa kabur mobil milik korban karena pada saat kejadian kuncinya masih berada di dalam mobil. Lalu mobil tersebut dibawa kabur berikut dengan tabung LPG,” tambahnya.

Oleh pelaku selanjutnya tabung gas kecil yang berjumlah 17 buah yang dijual Rp 1,7 juta beserta tabung gas besar 20 buah dijual di Taman Lumintang seharga Rp 3 juta. Sementara untuk mobil pickup digadai pelaku   kepada Nyoman Arya Gita dan hasil dari menggadai tersebut digunakan pelalu untuk menyewa motor untuk dibawa ke Surabaya.

Tidak hanya itu, pelaku juga diketahui pernah melakukan beberapa pencurian lain, seperti pencurian HP Samsung warna putih, dompet, dan tas.

“Aksi lain saat dilakukan interogasi mengakui menggelapkan motor Kawasaki KLX warna orange hitam, motor Honda Scoopy, dan motor Honda Vario warna hitam. Dengan modus menyewa dan meminjam, kemudian dibawa lari ke Jawa untuk dijual,” sambungnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku dikenakan pasal 362 dengan ancaman 5 tahun penjara. (SB-dims)

Comments

comments