Bandara Ngurah Rai Masih Tutup

80

SULUH BALI, Denpasar – Akibat erupsi Gunung Barujari anak gunung rinjani yang berada di Lombok NTB, status Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai harus ditutup untuk sementara waktu untuk menghindari semburan abu vulkanik. Sementara itu, data dari BMKG dan Volcanic Ash Advisory Center (VACC) Darwin bahwa debu vulkanik yang dihasilkan daru erupsi Gunung Barujari dengan ketinggian 12000 feet menuju arah barat telah sampai diatas pulau Bali,Banyuwangi, dan  Jawa Timur.

Untuk itu pihak bandara melakukan perawatan dan pencegahan agar abu vulkanik tidak mengenai badan pesawat yang sedang parkir di bandara ngurah rai.

Pihak bandara Ngurah Rai dibuat sibuk dengan membungkus puluhan pesawat yang parkir dengan cover khusus anti abu vulkanik.

“Kami menutupi badan pesawat dengan cover khusus agar tidak terpapar abu vulkanik. Kalau badan pesawat terkena abu bisa membuat pesawat rusak,”terang  Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, di Kuta, Badung, Rabu (4/11/2015).

Dari informsi semnatar bahwa Bandara Ngurah Rai ditutup hingga besok Kamis pukul 8.45 Wita. Penutupan bandara ini sudah sejak Selasa malam (3/11/2015) pukul 19.30 Wita.

Dia menambahkan, saat ini abu vulkanik dari anak gunung Rinjani itu sudah menyebar diberbagai wilayah di sekitar Bali dan Jawa Timur, khususnya di Banyuwangi. Akibat dari erupsi gunung Barujari ini ada 692 penerbangan dari Bandara Ngurah Rai batal terbang. Hingga saat ini, semburan abu vulkanik sudah merambah berbagai pulau lain. (SB-rio)

Comments

comments