Bali Daftar Jadi Tuan Rumah PON

61

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. (foto iwan darmawan)

SULUHBALI.CO, Jakarta — Optimisme yang sangat tinggi dipancangkan Pemerintah Provinsi Bali dalam keikutsertaan untuk bersaing sebagai tuan rumah PON yang ke XX pada tahun 2020 . Hal itu yang disampaikan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta saat secara resmi mendaftarkan Bali sebagai tuan rumah PON 2020 dengan menyerahkan formulir serta data kelengkapan kepada KONI Pusat yang diterima langsung oleh Wakil Ketua KONI, Inugroho, Jumat (29/11) di kantor KONI Pusat, Senayan – Jakarta.

Sudikerta mengatakan bahwa keoptimisan Bali sebagai Tuan Rumah nanti pada PON 2020 karena Bali merupakan salah satu destinasi pariwisata. Ditambahkan lagi Bali juga telah sukses menyelenggarakan APEC, Miss World dan Asean Beach Games. Hal tersebut sudah menandakan bahwa Bali siap untuk menyelenggarakan PON nanti pada 2020, imbuhnya.

PON Bali 2Untuk diketahui dalam pemeriksaan administrasi awal , ternyata Bali belum menyertakan bukti dana jaminan Rp.1 Miliar yang merupakan salah satu persyaratan, namun Sudikerta mengatakan bahwa Dana tersebut sudah ada namun belum bisa dicairkan karena menggunakan APBD. “Dana sudah ada, tapi saya menjaga dari pengawasan BPK. Saya ingin tata keungan yang bersih dan saya akan menyiapkan surat pernyataan. kami sudah siap, tinggal saya serahkan nanti,” ujar Sudikerta.

Lanjut lagi, Sudikerta mengatakan dengan jadinya Bali sebagai tuan rumah PON XX nanti, diharapkan sekaligus bisa juga memajukan olahraga di wilayahnya. Salah satunya dengan membangun sarana-sarana olahraga yang dibutuhkan. Dari Infrastruktur, Bali telah merancang stadion bertaraf Internasional yang nantinya bisa digunakan untuk aktivitas olahraga. Untuk lokasinya nanti sudah diputuskan berada di kawasan Pecatu, lanjut sudikerta.

Ketua Tim Penjaringan Tuan Rumah PON XX, Inugroho mengatakan, pihaknya akan segera memproses proposal yang dibawa Pemprov bali. Nantinya setiap calon tuan rumah akan melewati proses administrasi. Setelah itu akan dilakuka peninjauan langsung kelapangan, ujar Inugroho.

Untuk diketahui bahwa Bali harus bersaing dengan Aceh, Papua dan Sumatera Utara yang telah mendaftarkan terlebih dahulu . (Adi Ngurah)

 

Comments

comments