Kepala BPOM di Denpasar, Dra. Endang Widowati, Apt. |foto-skb|

SULUH BALI,  Denpasar – Setelah dilakukan sidak dan pengecekan menjelang galungan oleh BPOM di Denpasar dirilis hasil 50 sampel yang diuji cepat, diperoleh hasil 7 sampel positif mengandung Pewarna tekstil Rhodamin B dan 5 sampel positif mengandung formalin.

Sampel yang mengandung Formalin yaitu kolang kaling, tahu, sudang, teri medan dan ikan peda sedangkan sampel yang mengandung Rhodamin B yaitu : Kue Abug Pink, Bendu kering Pink, Gipang Merah, Jaja Uli dan  Begina.

Kepala BPOM di Denpasar, Dra. Endang Widowati, Apt mengungapkan sebagaian makanan yang positif berpewarna itu dibuat oleh produsen dan masih ditindak lanjuti keberadaanya.

“Mereka yang kami temukan kemarin itu beli, masih kita telusuri belinya dimana, produsen besarnya dimana,  nanti kita datangi,” usai Dialog Publik Pencegahan Regulasi Menjamin Peredaran Pangan Aman, Bermutu dan Bergizi Prasyarat Utama Membentuk Generasi Unggul di Kampus Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (3/9/2016).

Pihaknya juga menerima komitmen dari para pedagang yang atas makanan yang dijual untuk dihentikan jika terbukti positid berpewarna dan berformalin.

“Komitmennya pedagang pasar badung yang kemarin bagus, akan menyetop jadi dia tidak mau lagi membeli,” ujarnya. (SB-Skb)

Comments

comments