Arus Penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai Turun 38 Persen

24
Communication & Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim saat diwawancara usai penutupan posko nataru. (foto-dims)
SULUH BALI, Mangupura – Selama libur Natal tahun 2017 dan Tahun Baru 2018, Secara umum terjadi penurunan jumlah penumpang dibanding tahun sebelumnya.
Communication & Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim menyebutkan selama musim libur Natal dan Tahun Baru tercatat ada 1,25 juta pergerakan penumpang yang terjadi di Bandara I ĺGusti Ngurah Rai dengan rincian 695 ribu penumpang domestik dan 558 ribu penumpang internasional.
“Tahun ini arus penumpang pada saat Natal dan Tahun Baru 2017 sebesar 3,8 persen dari tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 695 ribu penumpang domestik dan 558 ribu penumpang internasional.  penurunan ini memang tidak terlepas dari proses pemulihan penerbangan pasca penutupan bandara akibat dari aktivitas yang terjadi pada Gunung Agung pada November lalu,” ungkapnya, Selasa (09/01/2017).
Meskipun mengalami jumlah penumpang, namun untuk pergerakan pesawat mengalami peningkatan sebesar 8,8 persen atau berjumlah 9.090 pesawat. Dengan realisasi 254 extra flight dari 546 permohonan sejak 18 Desember 2017 sampai dengan penutupan posko.
“Selama 22 hari pelaksanaan posko Nataru, puncak kepadatan penumpang terjadi pada 2 Januari 2018 dengan kenaikan 11 persen. Dengan jumlah 64 ribu penumpang dibandingkan dengan rata–rata harian yang mencapai 57 ribu penumpang. Ini tandanya Bali masih aman untuk dikunjungi wisatawan,” ujar Arie.
Disisi lain, jika melihat secara keseluruhan arus penumpang selama tahun 2017 justru mengalami peningkatan jika dibandingkan 2016 lalu. Dimana, peningkatan terhadap pergerakan penumpang hingga menembus diatas 20 juta yang sebelumnya pada tahun 2016 mencapai 19,9 Juta.
“Terjadi kenaikan 5,3 persen terhadap jumlah pergerakan penumpang selama Tahun 2017 mencapai 21 juta penumpang. Dengan proporsi Internasional 52 persen, jumlah penumpang 10,9 juta dan Domestik 48% dengan jumlah penumpang 10,1 juta,” beber Arie.
Tidak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada jumlah pergerakan pesawat sebesar 5,3 persen. Yaitu di tahun 2017 berjumlah 146 ribu meningkat dibandingkan tahun 2016 yang hanya 139 ribu.
Meski pertumbuhan positif telah terlihat pada tahun 2017, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, tidak mau memasang target yang muluk-muluk untuk tahun 2018. “Secara target corporate, sebenarnya pada angka 21,7 juta. Tapi kalau prediksi saya, itu nanti masih akan berada pada angka 21 juta,” tutupnya. (Sb-dims)

Comments

comments