Suasana saat apel pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2018 di Terminal Domestik. (foto-dims)

SULUH BALI, Mangupura – Arus mudik lebaran 2018 diprediksi akan meningkat jika dibandingkan tahun 2017.

Dimana, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai menerima pengajuan slot 724 penerbangan ekstra yang diajukan beberapa maskapai, dan tetap memerlukan Flight Approval ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

General Manager Angkasa Pura I, Bandara I Gusti Ngurah Rai menyebutkan Jumlah ini meningkat 96% jika dibanding dengan penerbangan ekstra pada lebaran tahun 2017 sebanyak 724 penerbangan ekstra dan 111 ribu seet dengan 12 rute penerbangan yang diajukan oleh 8 maskapai diantaranya Citilink, Sriwijaya Air, Nam Air, Indonesia Air Asia, Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, dan Wings Air.

“Pelayanan dan keamanan di bandara terus ditingkatkan menjelang libur panjang saat Hari Raya Lebaran 2018 yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang pada tanggal 19 Juni 2018 sebesar 7%, dan lonjakan pesawat sebesar 3% dibandingkan dengan periode yang  sama di tahun 2017 lalu,” ungkapnya, Rabu (06/06/2018).

Selain itu, Management Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai juga telah membangun Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2018 bertempat di Public Area Kedatangan Domestik mulai tanggal 7 Juni — 24 Juni 2018 yang beroperasi selama 24 jam dan terbagi menjadi 3 shift.

“Posko Angkutan Udara Lebaran ini melibatkan komunitas bandara yakni Otoritas Bandara Wilayah IV, TNI AU, Polda Bali, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Basarnas, Airline dan Ground Handling, dengan total sumber daya manusia sebanyak 1.456 personel,” ucapnya.

Menurutnya puncak arus mudik di Bandara I Gusti Ngurah Rai diprediksi akan terjadi peningkatan mulai Jumat 8 Juni 2018 dan Sabtu 9 Juni 2018 nanti dan berlanjut setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Puncak arus mudik, kalau dilihat dari tanggalan kita prediksikan di Bali akan terjadi mulai Jumat 8 Juni 2018 dan Sabtu 9 Juni 2018 nanti dan berlanjut setelah Hari Raya Idul Fitri. Kalau di sini bukan arus mudik, tapi arus wisatawan. Di sini yang mudik satu orang, yang datang 5 orang wisatawannya,” terangnya. (SB-dims)

Comments

comments