Oleh : Frans Selu )*

 

Sebentar lagi Asian Games akan diselenggarakan di Indonesia. Tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2018. Agar acara tersebut semakin semarak, tentunya perlu adanya promosi supaya masyarakat bisa tahu akan ada acara besar yakni Asian Games yang akan bertempat di Indonesia.

Jokowi selaku Presiden RI sudah mengerahkan para menteri dan kabinet kerjanya untuk melakukan promosi besar-besaran agar demam Asian Games melanda masyarakat Indonesia. Meski, begitu Jokowi merasakan kalau promosi Asian Games 2018 ini masih kurang maksimal.

Dalam rapat terbatas tentang Asian Games tersebut, Jokowi kembali mengingatkan kepada para pembantunya dan panitia penyelenggara unuk meningkatkan publikasi mengenai Asian Games 2018 di Indonesia. Jokowi mengatakan publikasi tersebut haruslah membuat masyarakat demam Asian Games.

Pada rapat tersebut beberapa menteri mengenakan pakaian dengan tulisan Asian Games 2018.

Meski menuai kritik dari presiden Jokowi, mengenai belum optimalnya promosi Asian Games 2018. Namun panitia penyelenggara Asian Games (INASGOC) dan kementerian terkait menyatakan telah siap untuk lebih gencar mempromosikan Asian Games 2018.

Rencananya semua media akan digunakan sebagai ajang mempromosikan Asian Games, yakni dengan digital maupun non digital. Tak hanya itu, sejumlah lembaga juga dilibatkan dalam promosi Asian Games. Kemudian, anak-anak sekolah pun diminta dapat ikut mempromosikan sekaligus berpartisipasi dalam acara bergengsi tersebut.

Untuk promosi ini, ketua Inasgoc, Erick Thohir mengatakan setiap kementerian mendapatkan anggaran yang berbeda. Untuk Inasgoc telah menyiapkan anggaran 2,5% dari total anggaran 6,6 triliun untuk multievent.

Diharapkan dengan adanya promosi besar-besaran dapat mewujudkan demam Asian Games 2018 di masyarakat.

Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 Istana Negara juga berbenah. 3 maskot istimewa Asian games 2018, yakni: Bhin-Bhin, Atung, dan Kaka juga ikut menyemarakkan istana negara. Selain itu, 3 maskot lucu tersebut juga dapat ditemukan di kantor wakil presiden RI dan menjadi pemandangan menarik bagi orang-orang yang bekerja di kantor tersebut.

Promosi mengenai Asian Games yang digelar di Indonesia juga dilakukan oleh presiden Jokowi. Jika biasanya presiden suka bagi-bagi hadiah berupa sepeda di beberapa kesempatan.

Kali ini, presiden menambah satu hadiah lagi berupa jaket Asian Games. Rakyat yang bisa menjawab pertanyaan dari presiden berhak mendapatkan hadiah itu.
Selain itu, pada 5 Juni lalu Jokowi mengundang artis, vlogger, atlet, dan para pekerja kreatif untuk turut mempromosikan Asian games. Hal tersebut dibutuhkan karena perhelatan Asian Games tinggal sebentar lagi, sementara gaungnya masih belum begitu dirasakan.

Diharapkan apabila para pekerja seni bisa mempromosikan Asian Games dengan berbagai cara, diantaranya melalui sosial media mereka yang memiliki banyak penggemar, kemeriahan acara Asian Games 2018 bisa diwujudkan.

Setelah acara tersebut, banyak artis dan pegiat kreatif yang mengabadikan foto di dalam istana negara lengkap dengan 3 maskot Asian Games dan bersalaman Presiden Jokowi yang mengenakan jaket Asian Games.

Foto tersebut lantas diunggah ke akun sosial media pribadi mereka dilengkapi dengan tulisan-tulisan mengenai Asian Games.

Selain itu, tak hanya kementerian saja yang dilibatkan, tapi promosi Asian Games juga mleibatkan TNI dan POLRI. Promosi tersebut bukan hanya diarahkan di Jakarta dan Palembang, tapi juga di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Promosi Asian Games juga perlu menerapkan strategi khusus agar gaungnya tidak kalah dengan event besar lainnya seperti piala dunia dan Pilkada yang baru saja berlangsung.

Tak hanya di dalam negeri, di luar negeri pun promosi Asian Games juga ditingkatkan. Lewat KBRI promosi Asian Games 2018 dilaksanakan di berbagai negara. Salah satunya di Hangzhou, China. Dalam mempromosikan Asian Games yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, INASGOC bekerjasama dengan Olympic Council of Asia (OCA), National Olympic Commitee (NOC) dan beberapa organisasi terkait lainnya mengadakan beberapa perlombaan olahraga. Diantaranya, lari 1 KM yang diikuti 30 pasang keluarga, lari 2 KM diikuti 100 orang, lari 5,2 KM diikuti oleh 200 peserta, dan masih banyak lagi lainnya yang tiap lombanya tak lupa dibubuhi kata Asian Games.

Kegiatan fun run Asian Games yang diadakan di Hangzhou ini bertujuan untuk merefleksikan semangat Asian games 2018. Lebih mendalam lagi, kegiatan tersebut mewakili energi, kekuatan, semangat persahabatan dan kekompakan. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari kekompakan dan kerjasama antara Indonesia dan Tiongkok yang dibuktikan dengan pertemuan PM Li Keqiang dan Presiden Jokowi pada Mei 2018 lalu.

Lain lagi dengan KBRI, Ukraina. Dubes Yuddy Chrisnandi mempromosikan Asian Games sekaligus pariwisata Indonesia, terutama Jakarta dan Bali. Promosi tersebut bekerjasama dengan Qatar Airways. Acara promosi itu tak lupa juga dimeriahkan dengan kebudayaan Indonesia berupa tari sintren dan tanjidor.

Dalam acara itu, dubes Yuddy mendorong warga Ukraina pada musim panas nanti yakni antara Agustus – September untuk berlibur ke Indonesia menyaksikan Asian Games 2018 dan pergi ke tempat-tempat indah di Indonesia seperti Bali.

Promosi tersebut tidak hanya tentang Asian Games, tetapi juga destinasi wisata populer di Indonesia. Bekerjasama dengan Qatar Airways, rute baru pun telah dipromosikan yakni Kiev-Doha, kemudian dlanjutkan dengan Doha-Denpasar. Tak hanya itu saja, kegiatan tersebut juga tak lupa dilengkapi dengan pembagian makanan khas Indonesia, seperti: kue pandan, risol, kerupuk tengiri, dan lain-lain.
Menurut Yuddy, acara tersebut dapat terselenggara dengan baik berkat ide dari tim KBRI di Kiev, Ukraina.

Tim juga solid sehingga acara berlangsung dengan lacar. Menurutnya apabila acara-acara tersebut dilakukan di beberapa tempat, promosi Asian games tersebut dapat efektif. Hal tersebut akan bisa menambah antusiasme masyarakat Ukraina untuk berlibur ke Indonesia.

Lain halnya dengan KBRI Madrid, promosi Asian Games 2018 berlangsung di gedung IFEMA, Madrid, Spanyol. Promosi tersebut secara umum mempromosikan pariwisata Indonesia dengan tema Wonderful Indonesia. Perhelatan Asian Games yang akan digelar pada 18 Agustus 2018 juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

KBRI Korea Utara juga promosikan Asian games 2018 bekerjasama dengan OCA dan komite olimpiade nasional Korea utara. Acara tersebut bertema 18th Asian Games Fun Run.

Menurut Sekretaris II KBRI Pyongyang, acara perlombaan lari itu juga diikuti oleh beberapa atlet papan atas. Acara tersebut selain untuk mempromosikan Asian Games 2018 di Indonesia kepada masyarakat Korea Utara juga sekaligus sebagai dukungan pemerintah setempat kepada atlet-atlet mereka yang nantinya akan berlaga di Indonesia.

Wah, ternyata sudah cukup meriah ya gaung Asian Games 2018 yang akan berlangsung tidak lama lagi. Tidak hanya di dalam negeri, tapi sejumlah acara juga dilakukan di luar negeri untuk menyambut acara Asian Games.

Namun, sebelum acara benar-benar berlangsung, kita memang masih perlu bekerja keras dan gencar untuk berpromosi demi sukseskan Asian Games 2018. Oleh sebab itu, sebagai warga Indonesia sudah saatnya kita untuk mendukung terselenggaranya Asian Games 18 Agustus 2018 mendatang di Jakarta dan Palembang!

)* Penulis adalah Mahasiswa Universitas Cendana, Kupang

Comments

comments

1 COMMENT

Comments are closed.