Arjaya | Mampu Ungguli PD Pasar, Pemerintah Tidak Bisa Abaikan Pasar Desa

84
Arjaya saat kampanye blusukan di pasar Pula Kerti, Sanglah. |foto-sem|

SULUH BALI, Denpasar ─ Pasar yang secara swadaya dikelola oleh banjar atau desa mampu mengungguli hasil Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar.  Hal ini Menurut Calon Walikota Denpasar, I Made Arjaya kedepan harus mendapat perhatian besar pemerintah, khususnya terkait dengan fasilitas.

“Walaupun dikelola oleh banjar atau swadaya masyarakat, pemerintah harus memfasilitasi untuk kepentingan masyarakat kota Denpasar,” ujarnya saat kampanye blusukan di pasar Pula Kerti, Sanglah, Kamis (15/10/2015).

Dari beberapa pasar yang telah dikunjungi saat masa kampanye Calon Walikota I Made Arjaya dan pasangannya, Calon Wakil Walikota A.A Ayu Rai Sunasri, di pasar Pule Kerti ini dilihat  paling memperihatinkan terutama fasilitasnya. “Di pasar Pula Kerti ini kita temukan pasar yang hampir roboh,” ungkap politisi “Udeng Poleng”.

Menurut Arjaya pemerintah seharusnya tidak hanya mengurus PD Pasar saja, namun perlu bekerjasama dan memberikan bantuan bagi pasar swakelola sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Pasar swakelola nanti bisa dikerjasamakan, jadi peran serta pemerintah untuk memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat,” jelasnya.

Jika terpilih ia berjanji, kedepannya pengelolaan pasar yang ada di kota Denpasar tidak akan dibedakan antara PD pasar ataupun swakelola, namun akan menjadi satu kesatuan yang diperuntukkan sepenuhnya demi kepentingan masyarakat kota Denpasar.

“Ketika terpilih, kita tidak akan pernah membedakan antara pasar milik PD pasar dan pasar milik masyarakat, yang jelas pasar ini kantung perekonomian yang harus dijaga, dipertahankan dan direvitalisasi,” jelas Putra Tokoh Militan PDIP Bali, I Nyoman Lepug (alm).

Sementara pasar Pula Kerti ini akan dijadikan percontohan pasar yang refresentatif dimana akan dapat memberikan fasilitas parkir yang luas untuk mengurangi kemacetan di jalur padat dan strategis ini.

“Pasar ini kita akan jadikan percontohan pasar yang refresentatif, karena hampir semua pasar kendalanya adalah tempat parkir.  Namun akan dibuat parkir di baseman dan pasarnya ada di atas,” tandas Arjaya. (SB-Su)

Comments

comments