APEC Tak Pengaruhi Wisatawan Ke Bali

23

Situasi pertemuan di BNDCC (photo-adit)

SULUBALI.CO, Denpasar – Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Bali, Ida Bagus Kade Subhiksu mengatakan terkait pagelaran Internasional KTT APEC tidak akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Bali.

“Tidak ada berpengaruh secara signifikan, hanya masalah maju atau mundur berkunjung ke Bali,” terang Kadispar, IB Subhiksu, Jumat (13/9) di Denpasar.

Lebih jauh Subhiksu mengatakan bahwa untuk wisatawan mancanegara yang bakal datang ke Bali sudah dapat dipastikan mendapat informasi dari travel atau bidang pariwisatanya akan ada even KTT APEC di Bali, sehingga wisatawan sendiri bisa memilih atau menentukan jadwalnya sendiri saat ingin datang ke Bali.

“Bahkan seluruh bandara internasional sudah mendapat informasi terkait adanya KTT APEC di Bali, sehingga yang bakal datang ke Bali sudah terjadwal, sedangkan yang memang mau datang bertepatan dengan KTT APEC maka jadwalnya harus menyesuaikan dengan kondisi penerbangan,” papar Subhiksu.

Bahkan Subhiksu sendiri menguraikan bahwa sampai saat ini belum ada wisatawan mancanegara yang membatalkan kunjungannya ke Bali. Dimana pada bulan Oktober ini adalah bulan booming wisatawan Cina datang ke Bali.

Sedangkan bila dikaitkan dengan jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali masih stabil.

Dikatakannya juga kunjungan wisatawan Malaysia ke Bali melebihi pelancong asal Singapura, Korea Selatan, Taiwan dan Inggris. Masyarakat Malaysia yang berwisata ke Bali sebanyak 92.410 orang selama periode Januari-Juni 2013, meningkat 11,35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 82.993 orang. Malaysia mampu memberikan kontribusi sebesar 6,19 persen dari total wisman berkunjung ke Bali sebanyak 1.493.021 orang selama semester pertama 2013, meningkat 6,81 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 1,40 juta orang.

Tujuh negara yang masyarakatnya semakin banyak berlibur ke Pulau Bali selain Malaysia juga Australia meningkat 3,23 persen, menyusul China 15,09 persen dan Jepang 17,83 persen. Selain itu masyarakat Singapura 14,14 persen, Taiwan 9,05  persen, Amerika Serikat 10,79 persen dan Prancis 0,24 persen. Sedangkan wisatawan dari dua negara yang berkurang ke Bali meliputi Korea Selatan 2,42 persen dan Inggris 5,43 persen.(SB-Putra)

Comments

comments

Comments are closed.