ANRI Telusuri Arsip Negara di Luar Negeri

SULUH BALI, Denpasar – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sedang melakukan penelusuran terhadap sejumlah arsip negara yang berada di luar negeri dengan menjalin kerja sama dengan negara lain.

Seperti yang disampaikan Kepala ANRI Mustari Irawan dalam jumpa pers di Grand Bali Beach menyatakan bahwa arsip terbatas yang masih dicari diantaranya, arsip mengenai masa pegerakan Indonesia dari tahun 1928 hingga masa kemerdekaan.

“Kita masih mencari arsip tentang masa pergerakan Indonesia dari tahun 1928 hingga masa kemerdekaan. Kami juga akan menjalin hubungan kerja sama dengan arsip nasional di Belanda, Australia, Tiongkok dan beberapa negara di ASEAN,” ungkapnya, Selasa (28/04/2015).

Selain menelusuri arsip mengenai masa pergerakan Indonesia, ANRI juga melakukan penelusuran mengenai keberadaan arsip nasional tentang arsip perbatasan dan arsip kemaritiman.

“Kami juga ingin mengumpulkan arsip perbatasan dan arsip kemaritiman, karena kami ingin menjaga Indonesia agar kasus Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan yang berada di Kalimantan Timur yang akhirnya masuk wilayah Malaysia tidak terulang kembali,” ucapnya.

Diharapkan negara-negara di ajak bekerja sama mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap Indonesia dan mampu memberikan informasi terkait arsip yang penting bagi sejarah dan perkembangan Tanah Air.

Selain membangun hubungan kerja sama dalam bentuk kearsipan, Indonesia juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah negara itu di antaranya dalam bentuk teknologi konservasi atau penyelamatan arsip baik secara manual maupun teknologi canggih berupa digitalisasi.

Bentuk kerja sama juga diwujudkan dalam bentuk pendidikan dan pelatigan sumber daya manusia bidang arsip termasuk pertukaran para ahli kearsipan. (SB-Ijo)

 

Comments

comments