Anggota Ormas Tusuk Polisi di Denpasar

5531
Ilustrasi.

SULUH BALI, DENPASAR – Seorang Anggota Polisi dari unit Sabhara Polda Bali atas nama Brigadir I Putu Agus Adnyana, menjadi korban penusukan yang dilakukan anggota salah satu ormas di Bali.

Peristiwa naas ini terjadi pada, Kamis (10/11) malam sekitar pukul 21.50 WITA.  Pada saat kejadian, korban Adnyana tengah melintas di Jalan WR Supratman menggunakan mobil Avanza hitam miliknya. Dalam perjalanan ini, dia dihentikan petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, untuk menyeberangkan warga yang tengah menggelar upacara persembahyangan.

Pada saat itulah korban yang berusia 20 tahun tersebut dikeroyok tiga pria berbadan tegap. Korban yang masih di dalam mobil langsung dipukuli dan ditusuk oleh 3 orang anggota salah satu ormas ini.

Akibat pengeroyokan dan penusukan itu, Adnyana mengalami luka serius di leher dan memar di wajah. Korban asal Desa Sebudi, Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, itu harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Ajun Komisaris Besar Suratno menjelaskan peristiwa tersebut, berdasarkan keterangan para tersangka, dan sedang mendalami motif aksi kekerasan yang menyebankan anggota Polda Bali tersebut ditusuk.

Saat ini, ketiga tersangka dan sejumlah barang bukti pun telah diamankan oleh Polda Bali untuk proses lebih lanjut. Sementara dari hasil identifikasi oleh Polisi, para tersangka tersebut merupakan anggota ormas di Bali. Polda Bali mengaku, jika pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan ormas tersebut terkait penangkapan anggota mereka.

Ketiga pelaku tersebut yakni IBKRW (25), IBKK (34) dan WS (51). Saat ini sedang diamankan di Polda Bali.

Ia menjelaskan ketiga pelaku telah mengakui perbuatannya. Mereka mengakui memukuli dan menusuk korban di bagian leher menggunakan pisau lipat. “Pelaku dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara, ujarnya saat press rilis di Mapolda Bali, Jumat (11/11). (Sb-Rio)

 

Comments

comments