Anak Seorang Konglomerat “Hilang” di Bali

2474
Para Bintang Film dari Tiongkok dan Korea pemeran film Island Dream. |foto-rk|

SULUH BALI, Denpasar – Entah kenapa, anak seorang konglomerat yang pergi ke Bali tiba-tiba hilang dan tidak dketahui keberadaannya. Seakan menjadi misteri, seperti ditelan bumi, si anak orang super kaya itu membuat heboh banyak pihak. Proses pencarian pun dilakukan. Semua pelosok dan tempat-tempat tertentu di Bali ditelusuri, agar bisa segera menemukannya kembali.

Itulah tema film layar lebar “Island Dream” yang kini sedang dilakukan proses penggarapannya di Bali. Film ini dibuat untuk lebih mengenalkan dan mempromosikan keindahan alam dan keunikan budaya Bali di dunia internasional, khususnya bagi warga Tiongkok. Lokasi pembuatan film ini sepenuhnya mengambil lokasi shooting di Bali. Film yang dibuat atas kerjasama pemerintah Tiongkok dengan Perum Produksi Film Negara (PPFN) ini, diproduksi oleh Millenium Oriental Picture. Dengan pemeran para bintang dari Tiongkok, Korea dan Indonesia.

“Film ini menceritakan tentang pencarian anak seorang konglomerat yang hilang di Bali. Ketika pencarian itulah mereka melewati berbagai pelosok dan tempat di Bali. Memperlihatkan dan mempertontonkan keindahan alam Bali. Film ini diharapkan bisa menjadi media untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Sekaligus ini sebagai momentum kebangkitan Perum Produksi Film Negara (PPFN) di dunia perfilman. Ini pengalaman internasional pertama untuk PPFN,”  terang Shelvy Arifin, Direktur PPFN ketika jumpa pers sekaligus ceremony dimulainya penggarapan film Island Dream, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Kamis sore (10/12).

Jumpa pers yang dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Dewa Beratha itu juga nampak hadir artis top Tiongkok dan Korea pendukung fiml “Island Dream”. Diantaranya Ji Hwan Kang, Wang Zhi, Pan Shuang Shuang dan Johnny Chi. Dengan sutradara Julius Liu. Lokasi shooting diantaranya : Sanur, Jimbaran, Serangan, Pantai Balangan, Pantai Saba dll. Film yang akan menghabiskan waktu shooting selama 40 hari di Bali ini, nanti akan mulai diputar pada Juli 2016 di bioskop-bioskop Tiongkok, Korea baru kemudian negara-negara lainnya termasuk di Indonesia. (SB-Rk)

Comments

comments