SULUH BALI, Jimbaran – Selasa (06/03), Pada tahun 2018 ini, ALSA (Asian Law Student’s Association) Local Chapter Universitas Udayana mendapatkan kepercayaan dari ALSA National Chapter Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaran SEMUNAS yang ke-25. Kegiatan yang diadakan rutin setiap tahunnya oleh ALSA National Chapter Indonesia merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan di Bali. Rangkaian kegiatan SEMUNAS ini diadakan mulai tanggal 3 maret 2018 hingga 6 Maret 2018.

Kegiatan SEMUNAS ini dihadiri oleh 14 Universitas ternama di Indonesia yang tergabung dalam Asian Law Students’ Association (ALSA) , dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari ALSA International. Dalam rangkaian kegiatan secara keseluruhan, panitia pelaksana dari ALSA LC Universitas Udayana selaku panitia pelaksana mengangkat tema besar yang bernuansa kedaerahan dan budaya Bali yaitu “Paras-Paros Sarpananya, Salunglung Sabayantaka“. Tema ini merupakan konsep masyarakat di Bali yang selalu menjunjung tinggi nilai persatuan dan persaudaraan. ​

Rangkaian kegiatan pada acara SEMUNAS XXV ALSA Indonesia di Universitas Udayana diawali dengan pembukaan dan Seminar Nasional yang diselenggarakan di Gedung Widya Sabha Universitas Udayana, Bukit Jimbaran yang dibuka langsung oleh perwakilan dari pemerintah kota Denpasar. Pada pembukaan kegiatan sekaligus seminar nasional dimulai pada pukul l0.00 WITA pada hari sabtu tanggal 3 maret 2018, dengan mengangkat tema seminar yaitu ” Strategi Membangun Pertahanan dan Keamanan Nasional Dari Ancaman Cyber Attack di Era Post-Truth”.

Kegiatan ini menghadirkan pakar yang memiliki kompetensi tinggi dengan isu yang berkembang di masyarakat saat ini. Pembicara yang turut memberikan materi dalam seminar nasional ini diantaranya yaitu Dr. Edmon Makarim, S.Kom., SH., LL.M (Ahli Hukum Telematika), Dr.rer. nat. I Made Wiryana, S.Kom., Ssi, MAppSc (Cyber Paspampres Republik Indonesia), Christyanto Noviantoro, SH., MH dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Dea Rangga Kuncoro (Content Creator).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyelenggaraan musyawarah nasional yang bertempat di Hotel Neo Denpasar. Kegiatan musyawarah diikuti oleh seluruh peserta untuk membahas mengenai laporan pertanggungjawaban jajaran National Board ALSA Indonesia periode 2017/2018 , pemilihan Presiden ALSA Indonesia yang baru untuk satu periode kedepan, penyelenggaraan kompetisi peradilan semu ALSA tingkat nasional piala Mahkamah Agung yang merupakan kompetisi tertua di Indonesia  dan tentunya program-program kerja lainnya yang mendukung ALSA Indonesia sebagai organisasi mahasiswa hukum berskala internasional yang telah berdiri sejak tahun 1989 senantiasa mampu menjadi wadah dalam kemajuan dan pengembangan kualitas mahasiswa hukum di Indonesia serta dapat memberi kontribusi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Pada hari terakhir rangkaian kegiatan SEMUNAS XXV ALSA ini, ditutup dengan City Trip ke Garuda Wisnu Kencana. Kegiatan City Trip ini ditujukan sebagai ajang promosi budaya Bali yang dilaksanakan oleh pihak panitia pelaksana.

Pada sesi wawancara dengan ketua panitia yaitu Rit Meidyana yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana, mengharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini khususnya setelah terselenggaranya kegiatan seminar nasional, dapat memberikan manfaat dan pengetahuan kepada generasi muda dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat dan semakin bijak dalam menggunakan  teknologi di era post-truth ini. Dengan pelaksanaan kegiatan yang merupakan kepercayaan dari ALSA National Chapter Indonesia, diharapkan menjadi pembangkit semangat generasi muda dalam berkarya, berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat. (SB-*)

Comments

comments