Aksi Warga Bali Dukung Ahok dengan Puluhan Ribu Nyala Lilin

83
Aksi puluhan ribu lilin untuk #saveahok di Denpasar Bali (foto ijo).

SULUH BALI, Denpasar – Ribuan warga memadati lapangan timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi) Denpasar, Kamis (11/5/2017)  mereka memasang lilin sehingga bertulisan “Love From Bali” bila dilihat dari angkasa.

Warga dengan busana hitam-hitam sudah mulai berdatangan menjelang hari gelap dan mencapai puncaknya sekitar pukul 19.00 ketika hari sudah gelap dan lilin-lilin sudah hidup di tangan masing-masing.

Aksi ini dipersembahkan untuk Basuki Tjahya Purnama (Ahok) yang divonis 2 tahun penjara atas ucapannya di sebuah tatap muka dengan masyarakat, dan lalu dikaitkan dengan persoalan agama dan digugat sebagai orang yang melakukan penodaan terhadap agama Islam. Ahok kemudian melakukan banding, walau demikian ia tetap ditahan di penjara dan jabatanya sebagai Gubernur Jakarta, sementara dipegang oleh Wakilnya, yaitu Tjarot Saiful Hidayat.

 

Sorong Papua

Sementara itu di Papua, Ribuan warga Kota Sorong, Provinsi Papua Barat mendatangi lapangan hoki, Kamis pukul 19.00-22.00 WIT untuk menyalakan lilin sebagai bentuk dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ditahan atas kasus penodaan agama.

Warga juga membawa berbagai spanduk yang bertuliskan negara harus bebaskan Ahok dari tuntutan hukum.

Demy salah satu panitia aksi lilin untuk Ahok mengatakan, aksi yang dilakukan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat Papua yang sangat prihatin dengan penegakan hukum di Indonesia.

Dia mengatakan aksi ini murni inisiatif masyarakat yang menilai penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang semakin jauh dari harapan.

Menurut dia, masyarakat di Papua mengikuti perkara Ahok terkait penistaan agama sejak awal hingga putusan hukum tidak menunjukkan keadilan, tetapi terkesan desakan politik golongan tertentu.

Karena itu, kata dia, aksi pembakaran lilin ini sebagai tanda bahwa masyarakat di ujung timur Indonesia bersedih hati dengan penegakan hukum di Indonesia yang dinilai diintervensi kepentingan politik golongan tertentu.

Ia menyampaikan kegiatan solidaritas ini tidak hanya di Kota Sorong saja, tetapi dilakukan hampir seluruh tanah Papua yakni Jayapura, Merauke, Manokwari, Wamena dan Kabupaten Sorong.

“Aksi ini bertujuan mengingatkan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat bahwa penegakan hukum harus adil dan jangan memecah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

 

Kota Medan

Di kota Medan, ribuan warga menyampaikan dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Nonaktif Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang dihukum terkait penistaan agama, di seputaran Lapangan Merdeka.

Massa berkumpul sejak Kamis sore dan sebagiam massa ada yang berkumpul di depan kantor pos, Lapangan Merdeka, Jalam Balai Kota, Jalan Pulau Pinang, dan Jalan Bukit Barisan.

Secara bergantian, massa menyanyikam lagi Garuda Pancasila, Gugur Bunga, Halo-halo Bandung, dan Padamu Negeri.

Menjelang malam, massa menyalakan lilin sebagai bentuk moril untuk Ahok. Terdengar juga koor yang meminta Gubernur DKI Jakarta non aktif itu untuk dibebaskan.

Sekitar pukul 20.00 WIB, hujan yang relatif deras mengguyur kawasan Lapangan Merdeka. Sebagian massa terlihat tetap bertahan untuk menyampaikan aspirasinya.

Tony, salah seorang warga yang hadir di sekitar Lapangan Merdeka menyatakan, dukungan itu dinilai spontanitas karena tidak ada yang menjadi koordinator aksi. (SB-ant)

Comments

comments