Warga China yang ditangkap di Mumbul karena diduga menipu warganya di negeri China lewat online (foto rio)

SULUH BALI, BADUNG – Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Bali menggerebek sebuah vila yang terletak di Jalan Puri Bendesa, Banjar Mumbul, Kuta Selatan Badung, Bali pada, Sabtu (29/7) sekitar pukul 14.30 wita.

Saat digerebek, di dalam villa tersebut ada 18 orang warga negara China, 10 orang warga negara Taiwan, dan 3 orang warga negara Indonesia. Penggerebekan ini dilakukan atas dugaan penipuan melalui online. Saat petugas gabungan melakukan penggerebekan mereka berusaha melarikan diri.

Saat dikonfirmasi, Direskrimsus Polda Bali Kombes Pol Kenedy menjelaskan, penggerebekan tersebut terkait kasus penipuan online yang dilakukan oleh warga negara China atau Tiongkok.

“Ini terkait penipuan online di China sana dan korbannya juga orang China, ditempat kita cuma untuk lokasi telepon, dan elektronik penipuannya saja,” ungkapnya dikonfirmasi Sabtu (29/7).

Saat digerebek petugas, ada 28 orang yang berusaha kabur. Kondisi tubuh para pelaku sampai luka-luka lantaran mau melarikan diri dari kejaran pihak kepolisian. Satu persatu 28 orang tersebut kedua tangannya di tali dengan lakban berwarna putih bening.

“Ya ada yang berusaha kabur,” katanya. Saat ini pihak kepolisian China dan Indonesia masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan barang-barang bukti yang dipakai untuk aksi kejahatannya.

Penggerebekan terhadap para tersangka dengan kekuatan personil 11 orang tim Bareskrim Mabes polri dengan dipimpin oleh Wadir Tipidter, dan Polda Bali di pimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Bali beserta Satgas Gabungan.  (SB-Rio)

 

Comments

comments