Air di Nusa Penida Kembali Ngadat

SULUHBALI.CO, Nusa Penida – Pelayanan PDAM di Nusa Penida kian dipertanyakan warga. Sudah dua bulan terakhir , air mengalirnya seperti orang kencing kadang luar kadang tidak. Parahnya bahkan hanya keluar angin saja.

Menurut tokoh masyarakat I Made Martawan , Selasa (26/8/2014). Sepanjang tahun baru tahun 2014 , kondisi air sangat parah.  untuk memenuhi kebutuhan, warga sampai bergadang hanya untuk menampung air. Baik mengunakan bak mandi maupun penampungan yang lainya. Hal ini dilakukan hanya pada tengah malam air mengalir kencang, “ terangnya Bendesa Desa Pakraman Kutampi.

“ semestinya kenaikan tarif harus diimbangi dengan pelayanan. Ini malah terbalik pemakian berkurang  justru tarifnya yang naik.  Wajar saja warga mengeluhkan hal ini , dijaman serba susah jangan dibikin susah.  Seharusnya bila ada kerusakan atau kebocoran seharusnya ada pemberitahuan kepada masyarakat, “ berangnya Martawan.

Hal yang sama disampaikan I Putu Ari Antara sangat  mengeluhkan hal ini. Dia mengimbau kepada instansi terkait permasalahan hal ini segera terselesaikan. Jangan mengatasi masalah malah nambah masalah. Kenaikan tarif bukan menjadi masalah asalkan diimbangi dengan pelayanan, “ terangnya.

Sementara PDAM Nusa Penida I Ketut Narsa saat ditemui di kantornya mengatakan kondisi air saat musim kemarau  jauh berbeda dengan musim penghujan.  Bahkan beban puncak pemakian jauh lebih tinggi ketimbang saat penghujan . Penyebabnya pemakian kolektif berbarengan dengan kebutuhan lainya seperti menyiram tanaman maupun lingkungan sekitarnya.  Kurangnya tekanan air saat beban puncak pemakian yang menjadi masalah, “ ujarnya.

Dua hari sebelumnya jaringan pipa mengalami kerusakan namun kami bisa atasi. Tapi dampak yang ditimbulkan pemulihan normalisasi air mengalami keterlambatan. “ kami menghimbau kepada warga untuk  menghemat menggunakan air seperlunya saja. Tampunglah air sebelum beban puncak terjadi, “ pintanya.

Kenaikan tarif pembayaran sudah diatur sesuai dengan SK Bupati. Kenaikan tarif dasar listrik justru tarif pembayaran air tidak mengalami kenaikan ini tertuang dalam SK Bupati Tahun 2009. Pihak PDAM Klungkung semestinya melakukan peninjauan penyesuain tarif yang tidak susuai dengan beban yang ditanggung, “ imbuhnya Narsa. (SB-sjd)

Comments

comments

Comments are closed.