Air Asia Akan Bangun Rute Bali- Jeda’ah

115

CEO Air Asia Indonesia Soeratman Doerachman bersama para pramugari. (Foto-Ijo)

 SULUH BALI, Mangupura – Maskapai penerbangan Air Asia meluncurkan Indonesia AirAsia Extra (IAX) sudah membuka rute baru dari Bali menuju Melbourne, Australia, lima kali dalam seminggu yang akan dimulai pada 26 Desember 2014.

Indonesia AirAsia Extra merupakan maskapai penerbangan hemat rute jarak jauh yang kedua dimiliki Grup Air Asia di luar Malaysia setelah sebelumnya ada Thai AirAsia X Co. Di Indonesia, Air Asia telah melayani penerbangan hemat jarak pendek

Soeratman Doerachman, CEO Indonesia AirAsia Extra, mengungkapkan Bali dijadikan hub, karena kedatangan wisatawan mancanegara ke pulau ini meningkat 13% pada tahun lalu, dan Australia berkontribusi lebih dari 25%.

“Bali merupakan lokasi yang menjadi pilihan wisatawan asal Australia dan pertumbuhan wisatawan dari negara itu cukup tinggi sejak lama. Itu potensi besar,” jelasnya saat meresmikan rute baru di Kuta, Bali, Kamis (6/11).

Adapun pesawat yang melayani rute itu sebanyak 2 unit tipe Airbus 330 berkapasitas 377 penumpang dengan 12 bisnis class. Ke depannya, maskapai berencana menambah jumlah pesawat sehingga totalnya mencapai 10 unit.

Setelah Bali, rencananya Indonesia AirAsia X akan membuka dua rute baru pada tahun depan, yakni Bali-Taipe pada Maret, dan Bali-Tokyo. Selain itu, manajemen tengah mempertimbangkan membuka penerbangan ke Jeddah, serta menambah kota tujuan di Australia seperti Brisbane dan Sidney.

Menurutnya, rute Jeddah ditujukan untuk melayani jemaah umroh asal Indonesia yang jumlahnya sangat banyak. Soeratman menegaskan keberadaan Indonesia AirAsia X tidak hanya bertujuan menjangkau wisman, tetapi dilebih ditujukan untuk menangkap peluang turis domestik yang berminat ke luar negeri.

“Kemungkinan dalam waktu dekat, kami akan melakukan pembicaraan dengan pemerintah Arab Saudi. Sehingga ada rute Bali ke Arab Saudi atau Bali ke Jedah. Karena banyaknya penumpang-penumpang di sekitar Bali yang dominan muslim. Mereka adalah warga Lombok, NTB, Sumbawa NTB dan Banyuwangi, Jawa Timur,” tegasnya. (SB-IJO)

Comments

comments

Comments are closed.