Ahok Akhirnya Diusung PDI-P

172
PDIP dan Basuki Cahya Purnama (foto net).

SULUH BALI, Jakarta — DPP PDI Perjuangan mengumumkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta pada pilkada serentak 2017.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan mengumumkan, nama pasangan tersebut di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (20/9/2016) malam.

Pada kesempatan tersebut, DPP PDI Perjuangan juga mengumumkan pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur dari lima provinsi lainnya.

Mereka adalah, bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Lacatoni.

Bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Provinsi Aceh, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.

Bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Provinsi Gorontalo, Hana Hasanah Fadel Muhammad dan Tony.

Bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Ali Baal dan Enny Anggraini Anwar.

Kemudian, bakal calon gubernur Provinsi Banten, Rano Karno.

Hasto belum mengumumkan siapa bakal calon wakil gubernur Banten yang mendampingi Rano Karno.

Menurut Hasto, pada Selasa malam ini DPP PDIP Perjuangan mengumumkan semua pasangan calon kepala daerah yang akan berkompetisi di 101 daerah.

Selain enam pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur, menurut dia, 95 pasangan bakal calon bupati dan wakilnya, maupun bakal calon walikota dan wakilnya diumumkan melalui website PDI Perjuangan.

Menurut Hasto, PDI Perjuangan mempersiapkan pasangan calon kepala daerah secara sungguh-sungguh, antara lain dengan melakukan sekolah bagi para calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah.

“Pasangan kepala daerah merupakan alat kekuatan politik untuk menyerap aspirasi wong cilik,” katanya.

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan mengusung pasangan calon kepala daerah, di seluruh daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak yakni di 101 daerah.

“Ini makna keserentakan pilkada, sebagai wujud demokrasi,” katanya. (SB-ant)

Comments

comments