Ada “Kolam” Ditengah Jalan Tabanan

68

Kondisi jalan yang tergenang air (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Tabana – Jalan jurusan Timpag – Ngis, Penebel rusak bahkan banyak terdapat lubang. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini, air hujan yang menggenangi menyebabkan lubang-lubang tersebut menyerupai kolam di jalan raya. Meski jalan raya di Meliling ke Timpag, sebagian sudah di hotmix, begitu pula sebagian jalan yang dari Jegu ke Ngis, Penebel sudah dihotmix. Cuma sebagian jalan di Timpag dan Ngis tersebut masih dalam keadaan rusak.

Padahal jalan raya Meliling, Timpag, yang tembus ke Jegu, Penebel itu merupakan jalur yang lumayan padat dilalui lalu lintas. Karena jalur tersebut menuju beberapa Pura Khayangan seperti Pura Batukaru, Tambawaras, Pucaksari, dll. Krama pemedek yang berasal dari Bali barat seperti Bajra, Jembrana, Pupuan maupun daerah Singaraja kerap melewati jalur ini bila tangkil ke pura tersebut. Pemedek tidak saja rame saat ada odalan, bis-bis yang membawa krama pemedek juga rame pada saat ada Rahinan, maupun Purnama-Tilem.

Disamping itu, jalur ini sering dilalui oleh rombongan turis-turis asing dengan puluhan kendaraanVW maupun bus-bus mini dan kendaraan roda dua. Kalau tidak lewat jalur Timpag-Jegu, mereka kadang lewat jalur Timpag-Rejasa. Karena lewat jalur ini mereka bisa menikmati suasana alam persawahan yang masih asri sebelum akhirnya menuju Jatiluwih, Penebel.

Begitu pula kepadatan lalu lintas diakibatkan juga karena keberadaan Bendungan Telaga Tunjung, yang kini sudah menjadi daya tarik sebagai tempat untuk rekreasi. Pengunjung banyak yang datang ke bendungan tersebut hanya sekedar ingin tahu, memancing, maupun sekedar jalan-jalan. Apalagi bila hari raya, hari lbur maupun tahun baru, lokasi wisata air tersebut ramai dikunjungi warga lokal. Malah sehari-hari bendungan tersebut tidak pernah sepi didatangi oleh para penghobi mancing. (SB-Raka)

 

 

Comments

comments

Comments are closed.