Acara Tahunan Bali Blues Festival 2017 Akan Berlangsung Dua Hari

20
Konfrensi pers Bali Blues Festival 2017 (sb-cas)

SULUH BALI, Mangupura – Event tahunan Bali Blues Festival 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 26-27 Mei 2017, berempat di Pula Peninsula, Nusa Dua. Acara ini akan dimeriahkan oleh berbagai musisi ternama dalam dan luar negeri. Tahun 2017 ini merupakan tahun ke-3 acara Bali Blues Festival terselenggara.

Bali Blues Festival terselenggara berkat kerja sama Pregina Art and Showbiz Bali dengan ITDC Nusa Dua Bali. Dengan memiliki keinginan besar menjadikan event Blues ini mendunia dan menginspirasi seniman musik dunia untuk tampil dan berkarya di Bali.

“Misi festival ini adalah untuk komitmen dalam menjadikan Bali konsisten dalam melangsungkan acara musik khususnya Blues. Dilihat dari scope musik Blues sendiri merupakan fondasi pada musik. Setiap seniman musik yang bermain dibidang musik pasti harus menguasi Blues, cuma hal terpenting yang perlu kita garis bawahi kenapa kita memillih Blues, karena Blues sendiri sangat mudah untuk dikembagkan dan Blues ini pun harus dimasuki tiap generasi muda yang masuk di dunia musik,” jelas Bagus Mantra dari Pregina Art and Showbiz Bali, (12/05).

Artis yang akan tampil di Bali Blues festival 2017 selama dua hari ada sebanyak 18 artis dan band. Pemilihan pengisi acara ini didapatkan dari masukan dan pengamatan serta permintaan penonton dari tahun sebelumnya. Ada 3 band hasil audisi penyelenggaraan Sundown Blues Battle tiap tahunnya yang akan ikut memeriahkan Bali Blues Festival 2017, yaitu : John and Jail Story, Sunburst serta Souleout.

Musisi kenamaan Bali yang akan tampil adalah Northcross Road Singaraja, Brightsize Trio, Sound of Mine ft Rio Sidik, The Bodhi, The Crazy Horse, Ronaldgang, Dialog Dini Hari, Bali Guitar Club, Ika and Soulbrothers, mereka semua akan menampilkan berbagai komposisi pengembangan dari Blues dengan warna mereka yang diharapkan agar pertunjukan dalam 2 hari penuh warna dan tidak membosankan.

Perwakilan musisi Blues Negara sahabat yang akan bergabung dalam festival kali ini adalah Damned & Dirty dari Belanda, serta Raw Earth dari Singapore. Mereka adalah Band yang juga sangat aktif dalam penyelenggaraan festival Blues di negaranya, sehingga akan terjadi cross performing dan kedepannya musisi Bali juga akan tampil di negara mereka.

Gugun Blues Shelter sebagai pamungkas di hari pertama, akan berkolaborasi dengan Indra Lesmana. serta Balwan Si Magic Finger akan bereksplorasi bersama Gilang Ramadhan yang merupakan suguhan yang menarik dan jarang ditemui.

The Six Strings yang merupakan gabungan gitaris kenamaan Indonesia, yaitu Dewa Budjana, Eros, Tohpati, Baron, dan Baim akan mempersembahkan berbagai komposisi gitar menarik dan progresif.

Tidak ketinggalan, Krakatau Reunion merupakan kumpulan maestro musik Indonesia. Trie Utami, Indra Lesmana, Dwiki Dharmawan, Pra Budhi Dharma, Gilang Ramadhan, dan Donnie Suhendra yang bangkit kembali berkarya dengan rekaman bentuk fisik, serta melakukan tur di Indonesia maupun dunia, akan tampil sebagai penutup di hari terakhir sekaligus melakukan jams session bersama musisi lainnya.

Bali Blues Festival selama dua hari akan dibuka pada pukul 16.00 dan juga mengundang berbagai komunitas, seperti komunitas fotografi yang sekaligus ada lomba fotografi on the spot. Juga akan mengundang komunitas motor dan mobil klasik di Bali. Dijadwalkan setiap harinya acara akan berlangsung sampai pukul 23.30.

“Komitmen kami di Bali Blues Festival ini memang dalam perjalannya tentu tidak serta merta kita menemukan apa yang kita harapkan, jadi blues festival adalah perjuangan bagi kami. Kami juga ingin membangun industri musik tidak hanya di Bali atau di Indonesia saja, bagaimana Bali bisa menjadi sebuah destinasi musik kedepannya. Jadi bagaimana Bali bisa memberikan musik-musik yang terus berkembang, baik itu musik kolaborasi, musik tradisi, maupun musik kreatif salah satunya blues ini.” tambah Bagus Mantra. (SB-cas)

Comments

comments