300 Tokoh Hadiri Sarasehan Gema Perdamaian, “Damai Itu Indah, Damai Itu Upaya”

121

SULUH BALI, Denpasar Tahun ke-14 pelaksanaan Gema Perdamaian dimulai dengan sarasehan Damai Para Tokoh yang  menghadirkan 300 tokoh lintas agama dari Bali dan luar Bali.

Para tokoh yang menghadiri sarasehan diantaranya para pendeta, rohaniawan, tokoh umat beragama dan kepercayaan, para pimpinan lembaga, pimpinan pasraman, FKUB, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Menurut ketua panitia Gema Perdamaian Tahun 2016 dengan tema “Damai itu Indah, Damai itu Upaya” para tokoh dapat menyampaikan gagasannya tentang  perdamaian dan bagaimana kemudian upaya untuk mewujudkan damai itu.

“Hari ini hadir 300 tokoh lintas agama, kita akan random untuk 30 menyampaian quote (kata bijak) tentan damai dan apa upaya dilakukan untuk menjaga dan mewujudkan damai itu,” ungkap Jero Jemiwi di sela-sela Pembukaan Sarasehan di Gong Perdamaian Park, Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar, Rabu (21/9/2016).

Tokoh-tokoh lintas agama dalam kaitannya dengan perdamaian begitu sangat penting dimana sebagai panutan bagi masyarakat.

“Damai itu indah, damai itu upaya dengan itu akan muncul dialog dalam diri semua orang. Keberadaan tokoh inilah yang menjadi panutan bagi generasi muda dan masyarakat,” ujarnya.

Damai itu merupakan diperlukan oleh setiap orang dalam kehidupannya sehingga sangat penting untuk diwujudkan oleh setiap orang dalam pergaulan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Kita membutuhkan damai, apapun profesinya kitalah yang patut mewujudkan perdamaian itu,” kata Perempuan yang pertama kalinya dipercaya sebagai ketua panitia Gema Perdamaian 2016 ini.

Agenda Gema Perdamaian 2016 akan diisi dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi damai kepada berbagai segmen dan puncak Gema Perdamaian 2016 akan digelar 8 Oktober 2016 di Monumen Bajra Sandhi Renon. (SB-skb)

Comments

comments