2015 Targetkan Pembangunan Darmaga Gunaksa

132

Wagub Sudikerta saat meninjau Darmaga Gunaksa

SULUHBALI.CO, Semarapura- Dalam rangka memantau dan mengevaluasi proses pembangunan dermaga Gunaksa yang saat ini telah memasuki tahap VI dan sampai saat ini pengerjaanya belum tuntas, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta didampingi Sekretaris daerah Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun beserta jajaran SKPD terkait Pemprov Bali, melakukan peninjauan proyek pembangunan dermaga Gunaksa, Senin (14/10).  Dalam peninjauan ini, Wagub Sudikerta ingin mengetahui apa saja kendala-kendala yang dialami oleh pihak kontraktor dalam proses penyelesaian dermaga ini., “saya datang kesini bukan hanya untu melihat-lihat tapi ingin tahu apa saja kendala yang dialami untuk bersama-sama kita carikan solusinya”, jelas Sudikerta kepada I Nyoman Ari yang selaku Kepala Satuan Kerja dan Wayan Praja Murdana sebagai perwakilan dari rekanan kontraktor yang mengerjakan proyek dermaga tersebut.

Selain menjelaskan proses mekaniosme dari pengerjaan dermaga tersebut, Ari juga menjelaskan dalam proses pngerjaan ini telah terjadi devisiasi anggaran sebesar 2% untuk anggaran yang diberikan Pemprov Bali dan 0,065% untuk anggaran dari pusat. Ditambahkan oleh Murdana, dalam tahap ke-VI ini, proses yang telah terselesaikan sekitar 72%, hal tersebut diakibatkan oleh adanya proses pengadaan yang memakan waktu cukup lama, dia juga menyatakan telah melakukan usaha ekstra untuk mencapai target yang telah mereka tentukan yakni dengan cara mendatangkan alat-alat berat tambahan dan menerapkan system kerja lembur. Pihak rekanan juga mengeluhkan kontrak yang hanya menggunakan system single year, mereka menginginkan supaya kontrak tersebut bias menjadi multi year sehingga mereka bias bekerja secara lebih maksimal.

Mendengar penjelasan tersebut, Wagub Sudikerta mengharapkan adanya usaha yang lebih agar target  yang ditentukjan dapat tercapai, “selain usaha-usaha tersebut, saya mengharapkan adaanya juga penambahan tenaga kerja,alat-alat berat yang ada dan juga material yang diperlukan harus terpenuhi hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pengerjaanya, kalau hanya lembur tanpa penambahan tenaga kerja dan yang lainnya hasilnya akan sama saja, selain itu tolong juga diperhatikan faktor alam dan kondisi cuacanya” , tegas Sudikerta. Lebih lanjut disampaikan Sudikerta, harus ada pengawasan dari pihak konsultan pengawas dan juga dari Pemkab Klungkung itu sendiri, agar tidak terjadi masalah kedepannya, “Tolong konsultan pengawas agar selalu memantau dan diawasi betul pengerjaannya, dan saya mohon Pemkab Klungkung juga ikut bersama-sama mengawasi, kita sudah sepakat pembangunan dermaga ini harus dituntaskan, target 2015 dermaga harus sudah terselesaikan”, pungkasnya.

Perlu diketahui, pembangunan Dermaga Gunaksa kini masih pada tahap VI, sesuai kontrak dimulai sejak 28 Mei dan direncanakan selesai 23 Desember 2013. Pembangunan tahap VI masih untuk perpanjangan break water dari sisi barat, di mana sekarang panjangnya baru sekitar 100 meter dari rencana 205 meter menjulur ke tengah laut. Pada tahap VI, dana dari APBN Rp 19 miliar itu untuk menyambung break water sebelumnya sepanjang 45 meter. Sehingga pada tahap VI panjang break water dari sisi barat menjadi 145 meter dengan tinggi enam meter dari atas permukaan laut. Sementara sisanya lagi 60 meter akan dikerjakan pada tahun berikutnya. (SB-hum)

Comments

comments